Saturday, January 31, 2009

Wayang

Sudah tampak jelas apa yang menjadi peta dari pemikiran saudara – saudaraku. Apa yang sudah saya taruhkan digadaikan begitu saja. Mungkin hari ini tidak begitu terasa side effect yang ditimbulkan. Persaudaraan yang dibangun lebih dari empat tahun yang lalu tergadai sudah. Mungkin tidak akan ditebus sampai akhir matahari terbit dari timur. Hanya terasa dalam hati, perasaan ini kupendam. Hanya mampu kuungkapkan lewat tulisan, lebihnya tidak.
Beginilah nasib yang akan diterima oleh kaum seperti saya. Hanya merasa seperti boneka yang bisa digerakkan ke mana saja sama empunya. Laiknya dalang memainkan wayang yang ada di tangannya. Sebenarnya saya sadar dengan sesadar – sadarnya bahwa yang saya lakukan tidak sesuai dengan nurani saya. Namun apa daya, saya belum bisa kuasa membendung keadaan seperti ini.
Apa yang saya khawatirkan benar – benar terjadi. Enam alasan yang saya sampaikan sudah menjadi korban. Alasan pertama sudah terbukti, ketika saya membaca pengumuman secara tidak sengaja di HP teman. Isinya ialah pengumuman open recruitment salah satu BHMN di kota Jawa Timur. Di situ disebutkan salah satu syaratnya ialah belum berumur 25 tahun pada tanggal sekian pada bulan sekian pada tahun 2009. Jleb hati ini bagaikan dipukul dengan benda tumpul yang berat. Bagaikan bendungan yang tidak kuasa menahan air saking banyaknya, air mata ini ingin keluar mengaliri hamparan pipi di pinggir bukit kecil hidung. Ingin memamerkan bahwa dia bisa memberi tanda pada orang yang melihat bahwa sang “baureksa” lagi sedih. Merasa dikhianati oleh orang – orang dekatnya.
Saya merasa sendirian, tidak ada tempat untuk mencurahkan isi hati. Kalaupun ada ternyata tidak membuat hati menjadi tenteram, malah bikin sakit hati. Makanya biarlah ini saya simpan dalam hati, biar mengeras jadi batu dan ketika sudah lama akan ditumbuhi oleh lumut hijau. Lumut – lumut yang tumbuh akan tampak lebih indah apabila disandingkan dengan interior modern yang terbuat dari batu mulia dan ditambah dengan ukiran para seniman. Saya sudah benar menjadi lilin yang hancur demi kebahagiaan orang – orang di sekeliling saya. Semoga Allah SWT meridloi. Karena hanya dengan Ridho Allah saja sakit hati ini terobati.

Malaikat dan manusia

Katanya kita harus khusnudzon pada orang lain, namun dengan rasionalisasi yang kuat terkadang khusnudzon itu terkalahkan oleh logika berpikir kita. Kita sering tidak kuat menahan khusnuzon yang ada pada diri kita. Diakui atau tidak, sebagai manusia biasa yang diberi akal oleh Tuhan yang memang disuruh untuk berpikir secara ilmiah. Kita bukan malaikat atau sejenisnya yang hidup hanya semata – mata menatai perintah sang Kholiq tanpa ada godaan nafsu atau keinginan lainnya. Jadi malaikat tidak kuasa untuk memilih, jangankan memilih, kata pilihan aja mungkin para malaikat tidak kenal. Beda dengan kita, manusia yang penuh dengan keinginan, nafsu dan sebagainya.

Thursday, January 29, 2009

Penghianatan kabur

Ada SMS yang menanyakan tentang sikap. Namun seperti kalimat retoris saya gak bisa menolaknya, padahal tidak sesuai dengan nurani. Namun apa yang bisa saya perbuat jika hal ini terjadi? Bentuk penghianatan kabur jika sang lawan mengetahui titik kelemahan kita.

Realitas hidup

Seharian penuh kemarin aku di komisariat. Untung sorenya Dodi datang dari Bali, dan rencananya mau melanjutkan misi ke UIN Maulana Malik Ibrahim. Makanya kami keluar cari makan sambil cerita banyak sekali. Kebanyakan yang diceritakan realitas hidup yang bisa dilakukan. gak ngaya apa anani. Yang sering ditekankan ialah, kita ini lelaki...Apa bedanya pikirku? Bias gender nich,,,Tapi memang saya pikir memang demikian, apalagi soal cinta. Mencolok sekali, namun memang saling mengisi.

Wednesday, January 28, 2009

Politik itu busuk

Dulu hanya sekadar tahu, tapi kemarin benar merasakan. . .Aku menjadi korban

Aksi Menghadang SBY


Kami melakukan aksi menolak BHP pada waktu kunjungan SBY di UB dan UIN. Keamanan yang diberikan memecahkan rekor dengan menurunkan 5000 personel Paspampres, TNI dan kepolisian. Namun tidak menyurutkan niat kami untuk melawannya.

Sunday, January 25, 2009

Aku lagi kena apa,,

Aku gak tahu dengan apa yang terjadi padaku hari ini. Laiknya lagi stress...

Teman SMA waktu Pramuka

Jangan sampai sekolah ganggu PRAMUKA, itu kalimat yang sering dilontarkan temen-temen waktu masih di SMA dulu. Ya, kami memang orang - orang organisatoris waktu itu, waktu itu saya ulangi...heheheh....Jadi semua yang kami lakukan benar-benar seperti orang keranjingan organisasi saja bahkan sampai muncul kalimat itu. Itu dulu....sing penting aja jotos - jotosan lho, kata Cak Dikin. Kemarin salah satu teman Pramuka waktu SMA atau teman PRAMUKA waktu SMA,,,tapi lebih ke PRAMUKA dech...datang ke Malang dalam rangka khitbah...jika acara kemarin lancar, aku masuk dalam sejarah cinta dia,,,Aku jemput dia di Arjosari dan banyak ngobrol kami jadinya. Jadi rindu dengan temen - temen dulu.

Aku diblejeti....

Kemarin aku diblejeti di kamar itu. Aku gak punya ruang privasi lagi. Semua inbox, sent item, folder di HPku dibaca. Banyak diskusi,,, aku berpikir ya kalo ini membantu memecahkan masalahku dengan pemblejetan kaya gini, semoga aja ya...
Tapi seneng kok bisa terbuka dengan mas - mas, apalagi kalo ditraktir makan. Spesialis Samabal (SS).
Tapi sebelumnya harus berjuang melewati beberapa rintangan, keujanan, ke kost temen ternyata gak ada...terpaksa ngopi di depan UMM. Ujan - ujan Ngopi,,enakkkkk....

Friday, January 23, 2009

Kakanda dari UNIJOYO

Hari ini saya datang di Seminar hasilnya teman saya. Betapa dada ini sangat sesak, ketika melihat penelitian sendiri masih stagnan. ketika itu pula saya ketemu dosen saya yang kebetulan juga jadi pembimbing temanku. makanya saya langsung ke ruangannya dan diskusi tentang penelitianku.
Secara kebetulan saya ketemu Mas Eko yang sudah menjadi dosen di Universitas Trunojoyo. Kami banyak ngobrol dengan beliau. Tempatnya di BONZ Malang, asyik.

Wednesday, January 21, 2009

Raker

Jadi minggu ini gak ya?Keputusannya ditentukan hari ini,.

Silaturrahmi

Silaturrahmi merupakan perintah agama yang banyak mendatangkan manfaat. Namun, kadang pemahaman seperti ini kurang dimengerti oleh kaum muslim sendiri. Malah banyak dilakukan oleh orang - orang baik muslim maupun non muslim dengan istilah lain. Kalau semua diniati dengan silaturrahmi sesuai dengan perintah agama, maka akan bernilai ibadah yang kemudian akan diperoleh dua manfaat sekaligus. Kemarin kami melakukan silaturrahmi ke kampus dan alhamdulillah langsung bisa merasakan manfaat silaturrahmi tersebut.

Tuesday, January 20, 2009

Konstelasi Politik

Hari ini saya lelah memikirkan politik. Antara Cabang dan Korkom.

Ekspresi cinta

Saya seperti orang yang lagi stress ketika tahu sore ini hujan. Tapi Alhamdulillah dia datang dan saya bisa memberikan salah satu apa yang saat ini ia inginkan.

Monday, January 19, 2009

UP – GRADING PENGURUS



Telah dilakukan Up – Grading Pengurus HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya periode 1429 – 1430 H/ 2008 – 2009 M. Up – Grading kali ini dilakukan seminggu semenjak pelantikan. Tempat pelaksanaan kegiatan ini di Desa Junrejo, Batu. Ada 72% pengurus yang bisa hadir dalam kegiatan tersebut. Sedangkan pengurus yang lain tidak bisa hadir karena posisi mereka di rumah. Sedangkan yang lain ada yang sakit juga. Jadi pengurus tidak bisa hadir 100%. Adapun agenda kegiatannya ialah :

Susunan Acara Up-Grading

Jum’at, 16 Januari 2008

WAKTU

KEGIATAN

PEMATERI

MODERATOR/PJ

15.30-16.30

Persiapan pemberangkatan

16.30-17.30

Berangkat ke Lokasi

17.30-18.00

Sholat Maghrib Berjamaah + Kultum

Suyadi

18.00-19.00

Makan Malam

Feri Abdul Choliq

19.00-19.30

Sholat Isya’ berjamaah + Kultum

Zam-zam

19.30-21.00

Materi I:

Administrasi Kesekretariatan

Halim Kurniawan

Arum

21.00-21.15

Ice Breaking

21.15-22.45

Materi II:

PTKP

Hendra

Vera

22.45

Menuju ke Dunia Mimpi

Sabtu, 17 Januari 2008

WAKTU

KEGIATAN

PEMATERI

MODERATOR/PJ

04.30-05.00

Sholat Shubuh berjama’ah + Kultum

Ketua Umum

05.00-07.00

Pagi Ceria

Restu

07.00-07.30

Breakfast

Fery Abdul Q

07.30-09.00

Materi III

UPP

Istiqomah J.

Hima

09.00-09.15

Ice Breaking

09.15-10.45

Materi IV

Leadership

Tri Septa Agung P

K. Zamzami

10.45-11.00

Ice Breaking

11.00-12.30

Materi V

Penelitian Pengembangan

Hamid

Deris

12.30-13.30

ISHOMA

13.30-15.00

Materi VI

Keuangan

Retno/Hesti

Siti

15.00-15.30

Sholat Ashar Berjama’ah + Kultum

Feri Abdul Q

15.30-17.00

Materi VII

MOTIVASI

Sukirno

Astri

17.00-18.00

Istirahat + Sholat Berjamaah + Kultum

Bagus Heri C

18.00-19.00

Makan Malam

Fery Abdul Q

19.00-19.30

Sholat Isya’ Berjama’ah + Kultum

Ari Kiswanto

19.30-21.00

Materi VIII

Kekaryaan

Yoyok/ Sukirno

Zahla

21.00-23.00

Bedah Film

23.00

Menuju Dunia Mimpi

Minggu, 18 Januari 2008

WAKTU

KEGIATAN

PEMATERI

MODERATOR/PJ

04.30-05.00

Sholat Shubuh berjama’ah + Kultum

05.00-07.30

Pagi Ceria

07.30-08.00

Breakfast

08.00-09.30

Materi IX

Pembinaan Anggota

Suhadi

A. N. Witasari

09.30-09.45

Ice Breaking

09.45-11.00

Rencana Tindak Lanjut

11.00-12.00

Persiapan Pulang

12.00

Pulang…….

Alhamdulillah kegiatan lancar atas dukungan semua pihak. Dari semua kader yang telah lulus mendukung materi maupun moril kepada kami semua. Setelah selesai, maka dilanjutkan Rapat Kerja (RAKER). Raker kali ini rencananya akan dilaksanakan minggu depan di Malang. Padahal ada tawaran tempat di Gresik, namun setelah melaui banyak pertimbangan maka saya putuskan untuk di Malang saja pelaksanaan rakernya.

Aku ingin meluluhkan hatinya

Mungkin keinginan ini terlalu besar. Namun aku tetap yakin pada Allah bahwa Dia akan selalu memberikan sesuatu yang terbaik pada umat-Nya. Tapi sering aku tidak memahami yang terbaik itu memang benar yang terbaik.

Kegundahanku saat ini dikarenakan saya belum memahami makna sebenarnya skenario Allah SWT pada umat-Nya. Cintaku padanya sudah ada sejak aku kenal dengan dia. 2,5 tahun lamanya, namun cinta itu terpendam di relung hati yang paling dalam. Saya tidak mengungkapkan apa yang menjadi harapan.

Aku tahu lelaki yang diinginkannya ialah laki-laki yang bisa meluluhkan hatinya. Akan tetapi apakah aku yang hari ini begitu sangat mencintainya bisa meluluhkannya. Banyak puisi yang aku buat untuknya, saya punya album photo khusus gambar dia, aku punya kaos yang khusus akan kuberikan buat dia, aku seperti orang gila karena dia. Belum mampu meluluhkan dia, apa yang bikin meluluhkan hatinya? Bisakah aku. . .Semoga Allah memihak

Tuesday, January 13, 2009

Pelantikan

11 Januari menjadi moment yang sangat menentukan baik buruknya HMI Ke depan. Aku bangga dengan pengurus baru kali ini.

Saturday, January 10, 2009

Aksi Palestine



Tidak dikira aksi kali ini sangat banyak pesertanya, khususnya dari komisariat Pertanian. Apalagi para KOHATInya...aneh-aneh, ada yang kostum artis, ada yang fatayat ada yang lain juga...

Pemilwa FP



Aku all out dalam moment pemilwa kali ini. Saya pulang dalam rangka 1000hari meninggalnya bapak cuma 28 jam. Kelurga sayapun gak ngira kalo hanya pulang sebentar saja. Berangkat dari rumah pukul 07.00 dan sampai Malang pukul 13.30. Sampai di komisariat dengan keadaan terkuncin dan lengang. Untung saya tahu letak kunci disembunyikan, jadi saya bisa masuk dan langsung mandi. Sekalian sholat Dhuhur saya mesan mie ayam, karena ternyata bikin laper juga dalam kendaraan. Saya langsung ke kampus setalah mendapat telephon dari ranah juang kawan - kawan. Di sana saya dapati semua all out dalam pemilwa dan tanpa tedeng aling - aling dalam merapatkan barisan untuk pemenangan capres dari kita. Saya melihat perjuangan kawan - kawan sangat luar biasa. Saya berpikir bagaimana menjaga kondisi seperti saat ini...

1000 hari yang lalu


Banyak kenangan manis saya lewatkan bersama Bapak. 1000 hari yang lalu Bapak meninggalkan dunia ini. Tanpa ada firasat atau tanda apa - apa dengan cepat beliau menghadap sang Khalik mendahului kami. banyak yang kaget dengan proses meninggalnya bapak. Namun semua berkeyakinan bahwa hal ini menandakan kebaikan. Saudara kami datang semua untuk memberi pengjormatan terakhir kepada beliau.
Makanya sebagai keluarga kami mendokan beliau dengan bersama warga masyarakat. Tepat pada 1000 harinya, kami melakukan dzikir fida'. Diyakini hal ini akan membebaskan dari api neraka karena dari arti Fida'i min an-nnar yang berarti pembebasan api neraka. Saudara, tetangga semua datang ke rumah untuk membantu. Semoga Allah meridloi.

Pulang kampung

Perjuangan pulang yang sampai ketinggalan bus, jadi aku pulang lewat Surabaya yang jaraknya lebih jauh dan normalnya waktu yang ditempuh selisih 2 jam. Namun malam itu saya naik bis Sumber Kencono yang lajunya bagai sang bayu dan hanya 5,5 jam saya sudah sampai rumah. Padahal butuh 7 jam lebih bila waktu normal. Dalam perjalanan, saya pacu jantung terus...

Tuesday, January 06, 2009

Footsaal


Kegiatan kaya gini ini merupakan kegiatan yang seolah - olah hura - hura tapi sebenanya banyak sekali manfaatnya. Bahkan lebih sekadar olahraga, namun lebih dari itu semua. Manfaat silaturrahmi terangkum di kegiatan seperti ini.
Semua Anggota, alumni dan saudara - saudara lain jadi satu penuh kebersamaan di lapangan. Lupakan kepenatan sejenak, raih prestasi kemudian. Agenda seperti ini akan saya rutinkan setiap tiga bulan sekali. Semoga manfaatnya akan menjangkau seluruh umat di nusantara.

Monday, January 05, 2009

Rapat Senat UB


Dalam rangka rapat senat terbuka. . .Saya datang bersama dengan Rasyid, dia mewakili ketua DPM FP UB. Upacara keprotokoleran resmi membuat kami jenuh di dalam. Namun itung - itung latihan jadi senat, harus betah duduk....heheh, , ,

Friday, January 02, 2009

Susahnya setiap saat

Tahun baru yang sangat menyedihkan...

Tuesday, December 30, 2008

Kampus yang sepi

Hingar bingar pra pemilwaFP UB tidak dibarengi dengan keadaan kampus yang sepi mampring. .

Penentuan proporsional kepengurusan

Apakah konstitusi ataukah perkaderan yang harus saya jadikan pijakan? Suatu pilihan yang sangat rumit memang, ketika keduanya tidak berjalan sinergis.

Sunday, December 28, 2008

Ke Ponorogo


Kemarin saya ke Ponorogo ke nikahannya mas Doni. Berangkat bersama mas, mbak, dek. Puassss makan sate ponorogo.

Saturday, December 27, 2008

Formatur


Ya, saya formatur. Banyak yang memberi selamat ataupun ada yang takut juga untuk memberi selamat. Karena mereka paham posisiku

Friday, December 26, 2008

banyak alasan

setelah beberapa hari dibahas, habis magrib itu air mata mengalir deras seiring ku menyatakan kesediaanku.

Tuesday, December 23, 2008

Pamer alasan

Tak kira mau menyelesaikan, eh,,,ternyata hanya pamer alasan. Aku sampai menangis dibuatnya.

Wednesday, December 17, 2008

Konsolidasi

Memang sudah menjadi aturan, kalau segala sesuatu itu harus sesuai dengan Role of The Game. Akan menjadi mudah, efektif dan efisien serta orientasi proses sekaligus hasil. Namun yang membuat saya heran, kenapa kita merasa sulit untuk menyesuaikan dengan aturan. Bukan karena sulitnya aturan tetapi kemauan. Ya, kemauan yang berperan sangat besar. Terbukti kemarin waktu konsolidasi, yang datang hanya sebagian dan mulainya juga molor 2,5 jam. Meskipun kemoloran itu diisi dengan diskusi, namun hal itu tidak sesuai dengan rencana, maka saya tetap menilai itu gagal dalam menerapkan aturan. Tapi mendapat nilai lebih ketika dilihat dari ranah daya kreatif.

Monday, December 15, 2008

Tanyao Joko. . .!

Pagi ini saya ada rencana ke Batu untuk mengurusi masalah keuangan panenan apel yang belum dibayar. Namun karena salah komunikasi dengan teman saya maka niatan itu urung dilaksanakan. Karena tidak ada SMS sampai pukul 09.00, maka saya menyimpulkan bahwa tidak jadi, namun ternyata dugaan itu salah karena saya dapar SMS pada waktu tersebut. Namun karena ada agenda dating ke seminar hasilnya Retno dan sekaligus rapat dengan para pengurus. Saya menawarkan untuk ke Batu besok hari, namun kalau besok temanku malah gak bisa karena mau menghadap dosen. Tapi Insya Allah saya tetap akan ke Batu besok sekaligus ke Karangploso untuk mengambil data iklim. Entah sama siapa saya tidak tahu, namun akan aku lalui sendiri meskipun tidak ada teman. Pelan tapi pasti, itu kata – kata yang membuat saya masih tetap semangat untuk menyelesaikan skripsi.

Akhirnya saya datang ke seminarnya Retno, jalan kaki sendirian sambil ngeprint undangan kader sekaligus poto copy untuk acara besok. Sesampainya di laboratorium Ekologi Umum, tempat Seminar Hasilnya Retno, sudah nampak banyak teman – temanku yang datang. Retno pun sudah mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilakukan. Sangat lancar dan kesan siap bisa ditunjukan oleh Retno. Apalagi dimoderatori oleh Amor yang spesialis moderator di Hortiezzz 2004. tampak hadir dosen Pembimbing I dan II. Setelah selesai sesi pembahas mahasiswa yang dipandegani okleh Dinon, tibalah saatnya sesi tanya jawab pada audien. Entah karena penjelasan yang diberikan oleh Retno terlalu jelas, maka tidak ada yang bertanya ataukah malah sebaliknya saya kurang paham. Tidak ada pertanyaan sama sekali dari peserta sampai dosen Pembimbing I memanggil nama saya dan bilang ”tanyao Joko!”, kalimat perintah yang sangat berat untuk ditolak. Mengingat beliau adalah dosen yang kenal saya sejak saya semester awal sampai sekarang. Apalagi kemarin kami antri soto bareng di rektorat setelah jalan sehat. Maka dengan terpaksa saya mengangkat tangan dan memperkenalkan diri kemudian bertanya tentang berapa sudut yang dipakai untuk posisi miring pada perbanyakan vegetatif cabang di anggur yang merupakan topik penelitian. Bermutu atau tidak pertanyaan yang saya ajukan tidak masalah, namun saya melihat bahwa saya masih dikenal di tataran dosen BP.

Selesai seminar hasil saya langsung ke BEM untuk menandatangani proposal kegiatan PERMASETA. Ada Up – Grading dan magang kerja yang akan dilaksanakan oleh PERMASETA. Memang saya melihat HMJ ini sangat banyak kegiatan yang dilaksanakan. Hal ini bisa dijadikan parameter maju – mundurnya sebuah organisasi. Meskipun maju – mundurnya organisasi tidak hanya dilihat dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tapi minimal itu salah satu parameter.

Sambil menunggu teman – teman pengurus yang sedianya mau ada pertemuan, saya pulang saja. Siapa tahu saya lebih produktif bila di kontrakan. Namun tetap saja ternyata, saya jadi bingung dengan kondisi seperti ini. Pengurus gak asyik, gak O.K, gak cool dan menjengkelkan. Saya tinggal makan saja di Soto babon Lamongan. Kemudian hendra datang ke komisariat. Kami ngobrol banyak dengan dia mengenai semuanya wis. Dari semua lini kami bahas tuntas, karena dia akan ke Lumajang sorenya. Cabainya perlu diperhatikan karena bila tidak demikian bisa gak lulus jadinya. Memang semua punya masalah sendiri – sendiri menurut kemampuan. Allah memang maha adil. Hanya manusia saja yang kadang belum bisa melihat letak keadilan itu.


Magnet Jalan Sehat


Dies Natalis ke – 46 Universitas Brawijaya tepat jatuh pada tanggal 5 Januari 2009. Namun gegap gempita kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun tersebut diawali pada hari ini. Jalan sehat sebagai kegiatan awal pembuka dari banyaknya rangkaian acara dies natalis ke – 46. jalan sehat yang dilaksanakan hari ini mampu menrik animo masyarakat di Malang Raya. Bukan hanya dari civitas akademika Universitas Brawijaya saja yang memeriahkan jalan sehat, namun masyarakat umum juga ikut andil besar dalam kesuksesan jalan sehat tadi. Saya tidak tahu kenapa antusias masyarakat sangat tinggi dalam kegiatan ini. Motif apa yang kemudian menjadi bahan pertimbangan utama mereka berbondong – bondong jalan bersama dengan peserta lainnya. Ada beberapa yang mampu menjadi magnet yang menurut saya menarik keinginan mereka. Magnet itu tidak hanya berupa materi saja melainkan juga media untuk bersama menambah intensitas keakraban dengan keluarga, teman, mitra dan sebagainya.

Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa hadiah yang akan dibagikan menjadi magnet bagi semua peserta. Hal itu bisa dilihat dari jumlah peserta yang menunggu pengundian jumlahnya sangat banyak. Dapan kupon gratis makan juga dibagikan kepada seluruh peserta. Hal ini sangat berarti bagi banyak peserta apalagi kalangan mahasiswa. Saya melihat yang demikian terjadi pada kluster ekonomi menengah ke bawah dari golongan peserta. Sedangkan untuk golongan menengah ke atas, saya yakin bukan itu tujuan utama. Mungkin rasa nasionalisme ke institusi Brawijaya ataukah sebuah kewajiban atau rasa sungkan pada mitra kerja. Apalagi ada absennya, wah jadi gak enak dua kali kalau gak ikut jalan sehat.

Waktu makan di rektorat, saya bertemu dengan beberapa dosen saya. Mereka juga antri untuk sarapan pagi juga sama dengan aku. Aku datang dengan segenap pengurus BEM dan beberapa teman kontrakan. Ketika makan dosen saya menawarkan untuk melanjutkan kuliah S – 2. namun bukan di Brawijaya melainkan di Universitas Jember karena di sana sangat jelas orientasi dan pendanaannya beasiswa penuh. Kemudian juga menceritakan internal fakultas terutama di level dosen dan karyawan. Ternyata tidak di mahasiswa saja yang ada gap – gap/ kelompok – kelompok yang mereka tidak memikirkan bagaimana untuk memajukan Universitas Brawijaya. Maka harus dimasukkan paham bahwa di sini kita harus semangat mengabdi pada negara. Bukan kelompok atau golongan tertentu saja. Kalau kita hanya memikirkan kepentingan golongan atau kelompok tertentu maka kita tidak bisa menjadi orang besar. Bisa besar maksimal di tataran golongan tersebut. Apakah kita mau besar di kandang namun kecil di luar kandang?

Saya tidak mengikuti pengundian sampai selesai, habis makan langsung pulang gara – gara dapat SMS dari temenku untuk rapat. Saya sebenarnya sudah agak bosan dengan kehidupan yang saya alami, namun saya yakin ini merupakan bagian dari proses yang luar biasa. Dan saya mau melakukan proses yang luar biasa tersebut. Terlepas dari keterpaksaan atau kerelaan, karena keyakinan saya ihlas bisa diawali dengan keterpaksaan lalu menjadi terbiasa kemudian keikhlasan bisa terwujud.




Pemilwa FP

Rapat hari ini menjadi sangat penting ketika yang dibahas tentang kondisi kepengurusan dan Pemilwa FP. Sangat sulit membuat keputusan memunculkan nama yang akan diusung untuk menduduki eksekutif dan legislatif. Belum lagi teknis pemilwa itu sendiri. Namun ketika hal ini menjadi kebutuhan dan demi kemaslahatan ummat mahasiswa maka keputusan sudah dapat ditentukan hari ini.

Untuk penentuan calon, peran subjektif dan objektif menjadi bahan pertimbangan tersendiri. Terjadi gejolak batin karena ternyata calon yang akan diusung ternyata komplementer, saling melengkapi. Hari ini merupakan awal aksi nyata dari pengurus untuk melakukan perbaikan di semua lini.


Saturday, December 13, 2008

Sebuah tanggungjawab

Apakah itu tanggungjawab itu? Pertanyaan itu mungkin tidak terpikirkan oleh kita semua. Karena mungkin terlalu sering kita bersinggungan dengan kata – kata itu, sehingga tak terpikirkan oleh kita. Biasanya sesuatu hal yang paling dekat dengan kita malah jarang mendapat perhatian dari kita. Hal itu juga terjadi dalam sebuah kata berjuta makna “tanggungjawab”.

Kata tanggungjawab banyak sekali dipakai dalam dimensi apapun. Agama, sosial, politik, budaya dan dari segi kehidupan apapun tak dapat dilepaskan dari kata ini. Sebuah tanggungjawab dapat menciptakan sebuah energi yang luar biasa yang dapat menggerakkan turbin – turbin sendi kehidupan. Seorang akan bekerja giat banting tulang demi mencukupi kebutuhan keluarga. Bahkan pekerjaan yang dilakukan terpaksapun dengan banyak tekanan dari sisi kanan – kiri pun juga demi memenuhi tanggungjawab. Bagi saya tidak menjadi sesuatu masalah sesuatu dilakukan dengan ihlas atau terpaksa ketika mengerjakan sesuatu. Senyampang sudah mau melaksanakan tanggungjawabnya. Namun perlu diingat bahwa hasil akhir akan selalu beda, Walau angka nominal yang dihasilkan sama. Orang akan memberi apresiasi lebih ketika dilakukan dengan ihklas tanpa pamrih. Sikap ini juga akan mempengaruhi sikap lingkungannya.

Kemarin juga saya melihat orang yang berjuang demi memperjuangkan pelaksanaan tanggungjawabnya sebagai presidium sidang. Kondisi hujan, tanpa kendaraan, tanpa teman yang ada hanya tanggungjawab presidium sidang yang akan memimpin jalannya persidangan. Dia datang ke tempat persidangan yang nota bene jauh dari kostnya. Bahkan saya melihat hanya dia yang datang tepat waktu dan sendirian saja. Hanya aku, dan beberapa yang memang terpaksa ada di situ. Kemudian datang satu orang membawa jas hujan naik sepeda motor yang datang dari kontrakannya yang berada beda kecamatan. Beberapa jam kemudian datang juga seorang perempuan yang kelihatan sangat terpaksa hadir ke sana. Sebenarnya saya juga termasuk orang – orang luar biasa seperti di atas ketika saya mau menyombongkan diri. Karena saya yakin orang luar biasa lahir dari proses yang luar biasa pula.

Beberapa hal diatas merupakan sebagian kecil gambaran orang – orang yang bertanggungjawab. Orang yang rela melakukan sesuatu apapun demi sebuah tanggungjawab. Sudah berapa energi yang dikeluarkan untuk merubah energi tersebut menjadi energi dalam bentuk lain. Jadi dari contoh di atas bebas dari nilai terpaksa atau tidak. Karena tanggungjawab tidak menuntut keterpaksaan atau keihklasan tapi aksi konkrit. Karena hal itu akan menjadi urusan pribadi masing – masing. Sesuatu akan kembali pada pribadi masing – masing. Jadi hukum Newton akan terjadi pula di sini.

Apakah masih panjang jalanku?

Sudah saya serahkan data yang diminta oleh dosenku. Saya kumpulkan dalam bentuk soft copy dalam CD dan saya tempatkan dalam tempat CD. Data itu diminta kemarin dan harus jadi hari ini. Belum komplit memang, namun ini merupakan bagian dari step skripsiku. Masih panjang gak ya perjalananku?

Apakah saya bisa katakan bahwa ini pembelajaran

Benar yang dikatakan banyak orang. Bahwa pembelajaran ataupun pengalaman ialah guru yang terbaik. Siapapun orangnya, tidak akan ada yang membantah pernyataan ini kecuali orang - orang bodoh ataupun malah sekelas ma'rifat. Namun apakah dengan alasan seperti ini, bisa dijadikan sebuah rasionalisasi pembenar terhadap apa yang terjadi. RAK yang rencana diadakan hari ini apakah bisa dikatakan pembelajaran atau kekurangajaran.
Sudah menjadi kesepakatan bersama bahwa hari ini jam 19.00 akan dimulai, namun apa yang terjadi. Hanya ada ketum, sekum, kabid PA, kabid UPP, seorang kader dan satu orang presidium sidang. Mau dibawa ke mana kalau aparaturnya saja seperti ini. Namun siapa yang peduli, ketika kebutuhan dari masing - masing individu telah terpenuhi. . . Apakah ini makna dari sebuah kesadaran parsial terhadap organisasi ini.
Saya salut pada presidium yang datang hari ini. Hujan tidak menjadi rintangan untuk sebuah tanggungjawab. Bila saja 50% aparatur seperti ini, saya jamin kejadian ini tidak akan terjadi.

Thursday, December 11, 2008

Ke kampus

Akhirnya hari ini saya ke kampus. Sudah hampir satu minggu saya tidak melihat satpam - satpam kampus yang selalu melihat pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara tanpa stiker kampus. Ada titah dari PD III untuk mengambil kupon jalan sehat, tapi eh...ternyata gak ada kupon buat LKM. Hanya ada undangan aja, itupun gak banyak jumlahnya. Dosenku juga minta data dikumpul besok...Waduh,,,puching. . . .
Ada suasana beda di kampus. Entah saya yang aneh atau mungkin kampus yang udah berubah ya. . .
Banyak yang kangen katanya...tapi saya merasakan kok. . .

Komunikasi itu penting


Komunikasi yang bagus dapat mengurangi pengeluaran. Mungkin kalimat itu akan membingungkan. Tapi yang saya alami hari ini seperti itu adanya. Saya tadi ke Kesbanglinmas untuk minta surat rekomendasi ke BMG Karangploso untuk minta data iklim sebagai penunjang skripsiku. Alhamdulillah langsung jadi hari ini juga, dan sebenarnya ada uang administrasinya, kata pegawainya yang bernama pak Warkum. Namun komunikasi yang saya lakukan bisa membuat Bapak Warkum merasa enjoy dan bahkan merasa VIP kali ya. . .Uang administrasi itu ditiadakan.
Pengalaman itu juga saya alami di dinas Pertanian Kota Batu. Modal wajah ramah dan komunikasi efektif, yang mulanya saya disuruh balik satu minggu berikutnya, ternyata tidak jadi dan data yang saya butuhkan diberi hari itu juga.
Kita semua harus bisa berkomunikasi dengan lingkungan sekitar kita biar semua menjadi mudah. Baik itu komunikasi dengan manusia, alam, lingkungan dan semuanya. . .Komunikasi tidak hanya mempunyai arti sempit bicara. Bahkan kita juga dituntut komunikasi dengan Allah SWT, tuhan seru sekalian alam.

Wednesday, December 10, 2008

Hanya sebuah keinginan saja tidak cukup


Memang benar saya pingin cepat lulus dengan predikat sangat memuaskan. Hal itu yang menjadi pemikiran saya sejak awal aku masuk kuliah. Saya tambah yakin keinginan itu bisa terwujud ketika IP – ku sangat memuaskan. Bahkan sampai semester akhirpun saya hanya sekali mendapat IP kurang dari 3, itupun nyaris 3, yaitu 2,97. pada semester 6, SKS beban yang menjadi syarat kelulusan sudah saya lahap habis. Saya hanya memprogram skripsi dan satu mata kuliah saja, secara otomatif hanya ada satu mata kuliah saja dalam satu semester.

Namun dengan kesuksesan dalam perjalanan kuliah tidak menjadi jaminan lancarnya tahapan penyelsaian skripsi. Skripsi mempunyai sesuatu hal yang unik dan menjadi fenomena tersendiri. Meskipun bobotnya hanya 6 SKS, namun penyelasiannya sudah memakan waktu 3 semester. Bahkan sampai hari ini belum menunjukkan berakhirnya tahapan skripsi. Baru pelengkapan data saja, nanti dilanjutkan pembahasan.

Sebenarnya saya yakin bila semua saya kerjakan dengan maksimal dan mendapat ijin Allah, bisa diselesaikan tepat waktu sesuai dengan keinginan. Namun karena suatu kondisi yang mengharuskan saya seperti ini, dan atas ijin Allah saya belum bisa selesai bulan ini. Tapi ada keinginan kuat dalam diriku untuk segera menyelesaikan karya ini. Namun hanya sebuah keinginan saya rasa belum cukup ketika tidak dibarengi dengan aksi konkrit.

Monday, December 08, 2008

Pengalaman menarik


Lebaran kali hanya sepucuk surat yang ku layangkan ke ibu dan keluargaku. Semoga apa yang telah aku lakukan mendapat ridlo Allah SWT.

Tour de east Java


Biar keren kugunakan istilah Tour de East Java untuk mengawali penjelajahanku di seluruh wilayah Jatim. Saya awali ke Bondowoso

Thursday, December 04, 2008

Visitasi PHK A-2


Rencana hanya sebuah rencana, hal demikian terjadi pada diriku kemarin. Ketika saya mau ke Batu untuk sebuah step penelitian, yaitu pengamatan dan pengambilan data sekunder di dinaspertanian Kota Batu. Tiba - tiba ada SMS masuk ke HPku pagi - pagi buta dari dosenku. Isinyamengharap kehadiran pada rapat koordinasi Visitors assessor PHK A-2 ke kampus. Dan kami selaku penerima dana penelitian juga harus mensukseskan kunjungan itu. Minimal saat ditanya, kami akan jawab bahwa A - 2 bermanfaat bagi mahasiswa, dosen maupun karyawan.
Hari kemaren juga bertepatan dengan seminar proposal temenku, Suhadi mahasiswa Tanah. Jadi saya harus membagi diriku untuk hadir di sana. Sudah ada Ir. Didik Suprayoga, MSc, Ph. D dam Dr. Ir. Budi P, MS selaku pembimbing yang tampak hadir. Banyak nasehat yang diberikan. ternyata gak hanya skripsi menjadi tujuan akhirnya, namun menjadi manusia yang sebenarnya. Kalau hanya pimgin buat skripsi, 2 minggu akan dibuatkan oleh pak. Didik dan akan langsung dijanjikan lulus. Namun yang menjadi tujuan ternyata bukan itu, lebih dari sekadar nilai transkrip melainkan banyak nilai lebih dalam proses pencapaian sebuah cita.
Sudah barang tentu, menjadi publik figur harus bisa bergaul dengan siapapun. Gak hanya terkesan ekslusif membatasi pergaulan dengan golongan kecil saja. Hal itu saya sadari juga sebagai seorang publik figur, walaupun di level Fakultas. Saya harus pandai memahami apa yang menjadi keinginan dan kemauan semua. Itu yang saya dapat dari aktivitas yang saya lakukan di kantin pertanian kemarin setelah dari seminar dan koordinasi Visitasi PHK A - 2.

Tuesday, December 02, 2008

Hari yang panjang. . .


Aku sudah berencana ke kampus hari kemarin, tapi apa yang terjadi?Aku gak jadi ke kampus...

Monday, December 01, 2008

RAK BUKAN SEMATA LPJ


19 bulan bukanlah waktu yang singkat untuk berbuat dan menghasilkan sesuatu yang banyak manfaat. Demikian juga dalam perjalanan kepengurusan HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya. Pada tanggal 14 April 2007 telah dilakukan pelantikan pengurus oleh Ketua Umum HMI Cabang Malang di Rumah Makan Ayam Lodho, Hj. Soetri. Banyak undangan yang hadir waktu itu. Mereka menjadi saksi betapa hebatnya kepengurusan waktu itu. Mereka percaya 101 % bahwa kepengurusan kali ini lebih baik dari kepengurusan sebelumnya.

Ada enam mantan Ketua Umum serta satu Ketua Umum terpilih. Sungguh pemandangan yang luar biasa dan sangat langka moment seperti itu. Mereka banyak berharap pada kepengurusan kali ini. Mereka melihat kepengurusan kali ini sebagai generasi emas yang akan siap memperjuangkan nilai – nilai perjuangan yang nantinya akan mewujudkan cita – cita HMI.

Cerita itu benar terjadi dan banyak anggota yang menjadi saksi sejarah. Sejarah telah tercatat selama perjalanan kepengurusan yang telah berjalan selama 19 bulan. Saat ini sudah saatnya pengurus mempertanggungjawabkan apa yang telah menjadi kewajibannya. Moment Rapat Anggota Komisariat yang merupakan forum tertinggi di level Komisariat, salah satu agendanya ialah Laporan Pertanggungjawaban Pengurus. RAK dihadiri oleh Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Komisariat (MPKPK), pengurus dan seluruh anggota, baik anggota muda dan anggota biasa.

Untuk RAK kali ini, MPKPK ada dua yang bisa hadir dari lima MPKPK yang seharusnya. Mereka ialah Sukodim, SP dan Dwi Retnoningsih, SP. Mereka berdomisili tidak di Malang namun menyempatkan diri hadir dalam forum yang mulia. Sedangkan MPKPK yang lain tidak bisa hadir karena terhalang oleh kondisi waktu dan tempat. Semua di pulau luar Jawa yaitu mereka sudah bekerja di Kalimantan. Namun tidak menjadi hambatan untuk tetap dilanjutkannya RAK.

Saya dan Halim Kurniawan sebagai Steering Committee dari pengurus memilih Rhomsia Nur Kholifah, Sugeng Rianto dan Darmawan P. J. sebagai presidium tetap melalui mekanisme yang telah ditetapkan bersama forum. Sebenarnya RAK mempunyai banyak agenda, namun LPJ merupakan point of interest selain pemilihan formatur dan mide formatur. Agenda – agenda tersebut ialah salah satunya pembahasan GBPK, Rekomendasi – rekomendasi dan lain – lain masih banyak lagi yang lainnya.

Salah satu penilaian MPKPK yang disampaikan pada agenda pandangan umum ialah kaderisasi yang tidak berjalan sehingga tidak ada pengganti ketua umum. Namun saya rasa penilaian ini sangat subjektif MPKPK saja. Mungkin karena pengalaman yang mereka lalui.

Saturday, November 29, 2008

7 bulan lalu RAK

Sungguh gak kebayang bahwa hari ini ialah Rapat Anggota Komisariat (RAK). Jika saja aku bisa memulai sendiri, sudah tujuh bulan yang lalu RAK saya lakukan. Tapi banyak komponen dan perlengkapan yang harus tersedia. Baik itu peserta, anggota, pengurus dan MPKPK. Semua harus duduk dalam satu majelis yang terhormat guna menelurkan Rekomendasi untuk dijalankan kepengurusan selanjutnya untuk mencapai visi dan misi. Namun apa daya, di saat kebutuhan akan semua komponen itu berbeda dan tentunya orientasinya juga berbeda maka sangat langka ketika mewujudkan hal demikian.
Hari ini setelah 19 bulan berjalannya kepengurusan, sudah saatnya menjalankan mekanisme pengkaderan melalui RAK demi kebaikan bersama. Tapi tetap saja masalah klasik tetap ada. Quorum yang belum terpenuhi dan harus menunggu 1x24 jam untuk memulai sudah menjadi pandangan umum dala, setiap RAK. Pun demikian di RAK kali ini. Meskipun tadi malam sudah menghasilkan Tatib sidang dan kesepakatan hari ini jam 09.00 di balai kelurahan Ketawanggede untuk memulai kandas di tengah jalan.

Friday, November 28, 2008

Proses yang luar biasa

Mungkin saat ini ialah proses yang luar biasa yang aku lewati. Saya harus LPJan BEM, LPJ RAK, SKRIPSI, BIOLOGIS dsb.