Monday, March 09, 2009

Mungkin saja

Mungkin saja saya hari ini ada seorang yang gak paham dengan saya dan benci ke aku. Tapi aku gak peduli karena aku yakin apa yang saya lakukan ialah benar.

Sunday, March 08, 2009

Mana yang pernah diucapkan?

Benar ternyata, apa yang pernah saya utarakan dahulu. Bukan karena apa - apa, tapi sebuah taqdir yang menjadikan saya seperti sekarang ini.
Nyambung gak sich dengan judulnya,,,...

Jika Hati Nurani Diam

Seandainya saja hati nurani dituruti, mungkin tidak akan seperti ini jadinya. Pengorbanan kalau dihitung pengorbanan mungkin akan berat, tapi kalau dianggap sebagai pengabdian akan lain ceritanya.

Saturday, March 07, 2009

Mie Ayam Cak Kribo

Aku ke sana karena ada rekomendasi dari temenku. Dengan modal dibawah 10.000 rupiah, saya bisa menikmati mie ayam istimewa di Blimbing. Sebenernya tidak ada unsur kesengajaan lo saya ke sana. Kemarin waktu saya nganter teman saya ke terminal Arjosari, pulangnya saya melihat spanduk mie ayam cak Kribo. Langsung aja saya teringat omongan teman saya. Dia dapat informasi itu dari kaskus, dan sayapun udah buka treatnya di kaskus. Penasaranku hilang ketika saya sudah makan di sana. Sebenarnya tidak begitu istimewa, namun saya penasaran saja.
Saya melihat di warung tersebut sangat menjaga kebersihan, namun cara yang digunakan tidak membuat saya nyaman. Masak yang jadi cleaning service, receptionist, koky dan kasir dilakukan cuma satu orang. Jadi malah terkesan jorok. Setelah membersihkan lantai, lalu masak dan melayani konsumen yang malakukan pembayaran...Memang sistem dagang bakso, atau memang sistem itu diambil dari warung ini ya?

Kajian keperempuanan

Sungguh kemajuan yang luar biasa ketika kemarin Kohati melakuakn kajian tentang keperempuanan. Pemateri dari Kohati Cabang Malang tahun lalu dan banyak peserta yang bisa ikut serta. Ternyata benar pikiranku, sangat beda yang ditunjukan kohati ketika dalam forum bebas dengan forum khusus perempuan. Memang perempuan susah dimengerti, atau aku yangterlalu goblok ya...? Mungkin saya yang guoblook dan menjadi manusia bodoh ketika gak tahu tentang perasaan perempuan. Setahuku hatinya perempuan yang harus kita sentuh jika ingin mengerti dia.

Friday, March 06, 2009

Bahagialah orang yang pakai logika

Sepertinya aku baru sadar dari tidurku. Jadi selama ini saya masih memakai perasaan saya dalam setiap langkahku.

Thursday, March 05, 2009

Semedi di Sengkaling

Aku paksakan untuk duduk di depan komputer. Meskipun aku gak tahu dengan apa yang harus aku lakukan, tapi aku tahu bahwa yang aku lakukan merupakan bagian dari tahapan penyelesaian penelitian.
Hampir 38 jam aku di sana. Semoga menjadi berkah. . .

Tuesday, March 03, 2009

Tamu - tamu dari Ngawi

Kalau sudah ketemu dengan teman-teman lawas, rasanya seperti kembali pada masa lalu saja. Hampir bersamaan ada dua gelombang yang datang ke Malang. Pertama temen-temen yang mau membentuk LSM perlindungan konsumen, yang aku tahu sudah dapat akta notaris kemarin, dan satunya temen satu bangku waktu SMU. Dia lagi labil gara - gara diputus Ceweknya. Dia kuliah di Surabaya, dia datang ke Malang gara - gara cuma mau minta nasehat aku saja. Emang saya ini dewan penasehat?Aneh-aneh saja temanku ini, namun ini yang terjadi.

Sunday, March 01, 2009

Besuk orang sakit di Kediri

Kemarin lusa saya dapat SMS dari Cacak saya yang mau mengajak besuk ibunya Cak Yoko yang lagi sakit di Kediri. Berangkat ke sana pukul 09.00 dan sampai sana Dhuhur. Kami langsung ke masjid agung Kediri, karena biar tidak tersesat Cak Yoko jemput di sana. Setelah ketemu, bukan langsung ke RS, tapi kami ngobrol lama banget, maklum dari lintas generasi, lintas budaya, lintas segalanya jadi satu di sana. Diskusi tentang keintelektualan sampai kejadian ringan sehari - hari menjadi pembicaraan kami. Kemudian kami makan di warung sate ayam pak Siboen di deket alun - alun Kediri. Uenakkkk....to be continued,,

Friday, February 27, 2009

Perjuangan penelitian

Rencana pergi ke Batu dalam rangka penelitian sebenarnya sudah ada sejak hari rabu yang lalu, namun karena banyak sesuatu kendala sehingga pada hari ini baru terlaksana

Rapat harlah

Harus dimulai sekarang, saya bilang demikian pada panitia yang mau rapat. Budaya disiplin harus kita mulai dari sekarang, untuk hasil kita tunggu saja. Yakinlah. . . .

Wednesday, February 25, 2009

Kajian Rutin HMI

Strategi Jitu Sukses Akademis dan Organisasi1)

Joko Widodo2)

Menjadi mahasiswa merupakan sebuah anugerah, apalagi menjadi mahasiswa di republik ini. Mahasiswa tergolong kelompok minoritas dan elite. Mayoritas lulusan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) tak mampu melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN), bahkan ke PT swasta (PTS) kecil dan murah sekalipun.

Status kita saat ini adalah mahasiswa, secara social – psikologis tentulah sangat bergengsi. Akan tetapi janganlah berlama-lama menikmati kebanggaan ini. Status kelompok elite ini tak perlu pula disombongkan. Ketika kita berada di atmosfir kampus yang kita alami saat ini, kita pasti tahu, masih sangat banyak lulusan SLTA yang mampu memasuki PT dalam/luar negeri yang jauh lebih bagus dan bergengsi daripada kita. Kita berada dalam sebuah arena pertarungan yang pasti sangat sengit, seru, asyik, dan melelahkan.

Nah, agar kita bisa meraih hasil yang optimal dan lulus tepat waktu serta punya keunggulan disemua bidang, perlu strategi jitu yang ampuh untuk mewujudkannya, diantaranya ialah :

Pertama, harus memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Konsekuensinya, harus selalu rajin bertanya, baik melontarkan pertanyaan-pertanyaan informatif maupun pertanyaan-pertanyaan kritis dan skeptis. Selama ini sangat banyak mahasiswa yang suka mencari-cari alasan, tak membaca karena harga buku mahal. Padahal, di perpustakaan – perpustakaan komisariat, jurusan, fakultas, universitas, kampus-kampus lain, dan di perpustakaan umumpun sangat banyak. Selanjutnya untuk memperkaya kosa kata dan pengetahuan umum, kita harus rajin membuka berbagai kamus umum dan khusus serta ensiklopedia. Harus tekun mengikuti perkembangan daerah, nasional, dan internasional dari berbagai media massa.

Kedua, harus mampu menentukan skala prioritas kegiatan sehari-hari. Prioritas pertama dan terutama pastilah kegiatan akademik, yakni kuliah, berdiskusi (formal dan informal), mengerjakan tugas-tugas, membaca serta mencari bahan-bahan rujukan dari sumber-sumber lain

Biasakan menyelesaikan tugas kuliah sebelum tenggat waktu tiba. Kerjakanlah apa yang dapat dikerjakan sekarang, sebab nanti kita tak tahu apa yang terjadi. Jangan pernah mengeluh terhadap tugas-tugas yang diberikan tiap dosen tiap minggu. Ini konsekuensi logis pilihan kita sendiri.

Prioritas kedua tentulah aktif berorganisasi. Pengalaman berorganisasi selama kuliah sangatlah besar manfaatnya kelak, terutama ketika kita sudah bekerja. Karena bekal yang kita peroleh ketika berorganisasi menjadi sebuah alat serta senjata yang mutlak kita butuhkan.

Ketiga, harus idealis (bercita-cita tinggi) dan berperilaku baik. Harus dibiasakan hidup dengan sportif, jujur, disiplin, berani, sopan, rendah hati, ramah kepada siapapun, dan bersikap kritis. Harus berani berkata jujur kepada siapapun. Sebagai insan akademik, perlu dibiasakan penerapan komunikasi konteks tinggi (bicara terus terang, langsung ke tujuan). Harus disiplin, baik yang menyangkut manajemen waktu dan kegiatan, mampu berbahasa nasional, internasional, dan daerah dengan baik, dan benar, menjaga kesehatan jasmani, rohani, emosi, dan sosial.

Keempat, harus peka terhadap lingkungan, mulai dari lingkungan terdekat dan terkecil hingga lingkungan terjauh dan terbesar. Harus tanggap terhadap lingkungan alam dan sosial. Contoh kecilnya, selalu menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan. Juga harus tanggap terhadap situasi dan perkembangan negara kita.

Kelima, harus rajin dan jangan pernah sungkan berkomunikasi dengan dosen-dosen di fakultas/jurusan/PS (don’t be afraid to make a mistake). Oleh karena jumlah mahasiswa terlalu banyak, komunikasi dan pendidikan berlangsung massal. Jadi, kita harus rajin berdiskusi informal dengan para dosen/asisten di luar jam kuliah. Berakrab dengan para dosen sama sekali bukan dalam rangka menjilat. Agar dosen mau menerima dengan senang hati, maka kita haruslah selalu tampil dan berpakaian rapi dan bersih, dan beretiket (bersopan santun). Ini termasuk komunikasi nonverbal. Penampilan, dandanan dan pakaian yang kita kenakan tergolong pesan nonverbal. Kesan pertama orang lain terhadap kita pastilah ditentukan oleh penampilan fisik (luar), terutama dandanan, busana, cara berpakaian, dan gerak tubuh. Sebelum menjadi pembicara yang baik, Anda terlebih dahulu harus menjadi pendengar yang baik (cepat menyimak dan perseptif).

Keenam, Biasakanlah berpikir positif terhadap siapapun dan apapun. Jadikanlah selalu tiap pengalaman sebagai guru terbaik, baik pangalaman baik (sukses) maupun pengalaman buruk (gagal), baik pengalaman sendiri maupun pengalaman orang lain.

Ketujuh, perlu belajar wirausaha, baik teori maupun praktiknya (banyak sekali peluang di PT). Jangan pernah menjadikan kemiskinan sebagai alasan untuk tidak kuliah atau tidak jadi sarjana.

1). Disampaikan pada Kajian Rutin HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian UB tanggal 24 Pebruari 2009 di Hall Room Komperta UB

2). - Ketua Umum HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian UB periode 1429 – 1430 H / 2008 – 2009 M

- Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa FP UB Periode 2007 - 2008

- Mahasiswa Berprestasi FP UB tahun 2007

Tuesday, February 24, 2009

gejolak di hati

Ketika saya dapat SMS untuk datang di seminar hasilnya adik tingkat, rasanya hati ini terlecut untuk segera menyelesaikan penelitianku. Aku datang ke kampus sekalian mau ngadep dosen, meskipun saya paksakan semoga hal ini manjadi step untuk penyelesaian penelitianku.
Saya bilang kepada dosenku bahwa bulan Maret 2009 saya sudah ujian. Hal ini sudah menjadi targetan saya, meskipun agak berat. Tapi aku yakin semua bisa saya lewati.
Sorenya ada rapat presidium membahas kepengurusan, harlah HMI dan Musyawarah KOHATI. Alhamdulillah, meskipun hujan deras rapat tetap bisa dilaksanakan setelah 30 menit dari jadwal yang direncanakan.

Sunday, February 22, 2009

Team bedah komisariat

Seperti team bedah rumah saja

Saturday, February 21, 2009

Kerja team

Sebenarnya apa sich yang dibutuhkan dalam dunia kerja itu?Apakah cukup kepandaian atau kepintaran saja. Ternyata tidak, lebih penting lagi ialah sikap mau kerja team.

Wednesday, February 18, 2009

Ke Batu lagi


Entah sudah berapa lama saya tidak ke Batu. Tapi kemarin saya ke Batu dengan niatan melanjutkan pengamatan yang sudah lama mangkrak. Dengan membawa luxmeter namun sendirian saya berangkat ke sana. Meski saya sendiri saya bareng dengan sisa semangat yang selama ini hilang. Apalagi luxmeter tersebut ternyata tidak bisa digunakan, angka yang tertera tidak bisa berubah. . .
Di tengah kebun saya dapat SMS penambah semngat, dari manakan SMS itu?

10 tanda kecanduan facebook

Sejak diluncurkan 4 Februari 2004, situs jejaring sosial facebook telah memikat jutaan hati penggunanya. Mulai siswa sekolah, ibu rumah tangga, selebriti, hingga politisi, kini memiliki jejaring sosial facebook. Berkat kemajuan teknologi, kini kita pun dapat memperbarui status facebook dan mengomentari foto setiap saat. Rasanya, kini ada yang kurang bila setiap hari tidak masuk ke situs ini dan melakukan aktivitas "facebook-ing". 

Manfaat facebook memang tak cuma untuk pergaulan, tapi juga sarana komunikasi, mencari pekerjaan, hingga kampanye. Sayangnya kesibukan mengutak-atik facebook membuat banyak orang kini lebih banyak menghabiskan waktu ketimbang bekerja. Tak heran bila banyak perusahaan yang mulai menerapkan kebijakan mengeblok situs ini di kantor. Sebuah penelitian juga menunjukkan adanya kaitan antara facebook dengan meningkatnya angka perceraian di Inggris dan Australia.ADVERTISEMENT
 


Nah, apakah Anda termasuk dalam orang yang hidupnya mulai dikendalikan facebook? Simak 10 tanda berikut ini.

1. Facebook telah menjadi homepage internet di komputer atau laptop Anda.

2. Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman.

3. Daftar teman Anda sudah melebihi angka 500 orang dan setengahnya hampir tidak dikenal.

4. Bila sedang jauh dari komputer, Anda mencek facebook melalui BlackBerry, iPhone, atau ponsel pintar lainnya.

5. Rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.

6. Anda mengubah profile foto lebih dari 12 kali.

7. Anda membaca artikel ini sambil mencek facebook.

8. Anda membersihkan "wall" agar terlihat sudah lama tidak masuk ke fb.

9. Anda menjadi anggota lebih dari 10 grup dan merespons setiap undangan meski sebenarnya tak berminat.

10. Anda mengubah status hubungan hanya untuk meningkatkan popularitas di facebook.

Saturday, February 07, 2009

Kembali Semangat


Semangat itu datang kembali setelah lama pergi. Bahkan sepatu yang biasa saya pakai sudah ditumbuhi jamur, sehingga butuh waktu yang lama ketika saya mau menyemirnya. Bahkan sampai dapat gojlogan dari warung depan kontrakan, pak Toto. Saya harus berangkat ke kampus untuk segera menyelesaikan skripsiku. Sudah berapa bulan tidak ada progress sama sekali. Apalagi pagi kemarin saya dapat SMS dari dosen untuk segera menyelesaikan penelitian tersebut. Apalagi ketika hasil ngopi bermanfaat tadi membuat semangat itu datang kembali.
Sampai di kampus, tidak banyak yang berubah. Papan pengumuman masih berdiri kokoh di depan jurusan namun tidak ada pengumuman baru yang tertempel, hanya pengumuman - pengumuman usang yang tak layak tampil. Orang - orang masih sibuk mondar - mandir di Jurusan dengan setiap urusannya masing - masing. namun dosen yang saya harapkan belum muncul - muncul juga. Akhirnya saya hot spotan aja di Jurusan. Lama sekali sampai waktu Jumatan tiba pun saya masih belum bisa menemui dosenku. Mungkin Tuhan belum memihak. Temanku yang janjian mau ketemu jam 9 juga belum nongol batang hidungnya.
Saya Jumatan di masjid Rois Dahlan dekat komisariat. Jadi harus jalan cepat ketika pulang dari kampus, karena saya pulang sudah terdengar ngaji di masjid - masjid. Di komisariat tidak langsung berangkat namun harus diskusi dulu. Apakah najis itu membatalkan wudlu? Eker - ekeran, bantah bantahan dan bermain logika untuk mempertahankan pendapatnya antara iya dan tidak. Namun dalam Islam tidak seperti ini dalam menjawab pertanyaan. Ada fikihnya sendiri - sendiri.
Habis Jumatan, orang tua temen satu kontrakan datang. Dia menjenguk temenku yang lagi sakit infeksi. Banyak yang kami obrolkan tentang kuliah, budaya, politik dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun selalu ditanyakan kepada kami tentang pekerjaan orang tua, dan sebelum dijawab beliau sudah menebak dengan posisi pekerjaan. Apakah di Pemkab, Pemda, dsb. Hal ini membuat aku ilfil dengan beliau. Namun inilah realitas hidup yang selama ini ada di sekeliling kita.
Setelah itu saya ke kampus lagi menemui dosen harapannya. Namun tidak ketemu lagi karena 3 menit yang lalu baru saja keluar. Alhamdulillah say aketemu dengan pak Kirno sebagai ketua Lab SDL. Saya mau minjem lux meter untuk minggu depan.
Aktivitas kampus memang bikin capek, namun hal itu tak mengurangi semangat saya untuk Raker. Raker kali ini dihadiri oleh 17 pengurus, hal ini bisa menunjukan ada komitmen yang tinggi dari pengurus untuk membuat program kerja.
Waktu mau selesai raker, pengurus yang datang dari Gresik datang. Dia baru aja datang bukan karena unsur kesengajaan, namun karena kondisi yang mengharuskan demikian. Sambil membawa oleh - oleh dia banyak ngobrol dengan bidangnya dan pengurus lainnya. Setelah dari perjalanan jauh dia kelaparan, maka dia ngajak beli nasi goreng mawut. Beli dua untuk dia dan saya di pak Madura yang mangkal di perempatan. Saya mengantar dia pulang ke kost.
Semoga Allah memihak. . .

Friday, February 06, 2009

Ngopi Bermanfaat

Sudah menjadi rahasia bagi orang - orang yang sering braktifitas malam bahwa ngopi merupakan kegiatan yang efektif untuk menghasilkan keputusan - keputusan penting. Semua permasalahan baik yang berat maupun ringan bisa diobrolkan dalam aktivitas yang satu ini. Urusan yang sangat vitalpun kadangkala bisa dikemas dalam suasana yang sangat santai namun sangat efektif hasilnya. Disadari atau tidak, banyak orang yang menggunakan aktivitas ini menjadi kegiatan yang terkesan santai tapi sangat pas buat lobying atau deal - deal politik lainnya atau hanya sekadar mengobrol santai pelepas beban.
Saya punya istilah sendiri untuk aktivitas ini, yaitu ngopi bermanfaat. Tidak sengaja saya sebut demikian ketika waktu itu saya komunikasi dengan temanku dari UMM via SMS. Setelah beberapa waktu berikutnya dia SMS untuk mengajak ngopi bermanfaat. Saya jadi ingat apa yang tleah saya istilahkan waktu kali pertama SMS dengan temanku tadi. Jadi pingin tertawa saja kalau mengingat kejadian itu.
Malam tadi saya diajak untuk ngopi bermanfaat oleh temanku tersebut. Alhmdulillah bisa menambah wacana, persaudaraan, motivasi dan banyak lagi manfaat lainnya. Ngalor ngidul tapi terarah dengan kemasan yang apik sehingga bisa menimbulkan semangat baru untuk mengisi hidup.

HUT HMI KE - 62


Khotmil Quran atau sering disebut khataman Al-Quran menjadi agenda Komisariat Pertanian UB dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun HMI yang ke - 62. Mungkin hal ini jarang dilakukan oleh komisariat, cabang, badko apalagi PB. Padahal banyak kader yang sadar bahwa Himpunan Mahasiswa Islam saat ini belum bisa menunjukkan Islamnya. Mungkin juga berpikir bahwa Islam tidak perlu ditunjukkan tapi secara esensi dilaksanakan. Sholat, puasa, ngaji Al-Quran hanya sebuah identitas luar saja.
Namun pengurus HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya mengambil kebijakan yang mungkin tidak populis yaitu menyambut hari lahir HMI dengan khotmil Quran. Ada yang mencibir kalau ini kebudayaan dari ketua umum di rumah dibawa di komisariat dan masih ada yang lainnya. Namun pengurus yakin bahwa dengan Khotmil Quran kegundahan kader akan gersangnya nuansa ke-Islaman di HMI sedikit banyak tersirami dengan kegiatan tersebut. Silih berganti kader datang dan pergi untuk mengaji, dan minimal mereka datang ke komisariat. Ada media yang bisa dijadikan alasan mereka datang ke komisariat selain urusan rapat, kajian atau kegiatan lainnya yang saat ini juga mulai jarang dilakukan.