Tuesday, April 27, 2010

Penyebab gempa itu ternyata...

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com — Ribuan perempuan dengan sukarela memerkan foto belahan payudaranya di Facebook, Senin (26/4/2010), dengan alasan membela sains. Mereka mengumpulkan sebanyak-banyaknya foto payudara di sebuah grup diskusi untuk membantah teori bahwa perempuan-perempuan yang memakai pakaian terbuka sebagai penyebab gempa besar.

Pada Minggu lalu, seorang ulama Iran, Kazem Sedighi, dalam ceramahnya mengajak kaum perempuan bertobat agar tak memakai pakaian yang tidak sopan karena, menurut dia, hal itu sebagai penyebab gempa besar. Ceramah tersebut rupanya ditanggapi sinis oleh aktivis feminis di AS dengan menggelar pameran payudara yang diberi nama "Boobquake" di Facebook itu.

Aksi gila tersebut dipelopori Jennifer McCreight, seorang aktivis yang mendeskripsikan dirinya feminis ateis tulen. Selama beberapa jam sepanjang Senin kemarin ia mengajak perempuan-perempuan di Facebook "menyumbangkan" foto belahan payudaranya untuk membuktikan bahwa hal tersebut salah.

Namun, siapa menyangka saat aksi tersebut dilakukan seharian, terjadi gempa 6,5 skala Richter di Taiwan. Komentar pun banyak menyebut tindakan perempuan-perempuan yang nyeleneh itu sebagai penyebab gempa tersebut. Akan tetapi, Creight membela diri, gempa sebesar itu tak signifikan dan zona waktunya bukan di AS tempat aksi dilancarkan.

Di lain pihak, kampanye yang aneh ini dimanfaatkan untuk menjual kaus. Toko online Zazzle.com menawarkan kaus dengan tema Boobquake 2010. Hasil penjualannya dijanjikan sebagian akan disumbangkan untuk membantu kampanye mengatasi kanker payudara. Kira-kira laku enggak ya?

Monday, February 22, 2010

Wednesday, January 27, 2010

Kaku

Hari ini terjadi lagi hal yang tidak saya bayangkan sebelumnya. Sebuah kekakuan yang saya kira akan menghambat kemajuan bangsa Indonesia yang selalu dikekang oleh panjangnya birokrasi. Bagaimana tidak? saya harus mengulang dari awal tahapan untuk mencari pembebasan lab - lab lagi. Padahal bukti bahwa saya sudah mendapatkan pembebasan itu nyata - nyata sudah ada dengan ditandatanganinya form Ujian yang menerangkan sudah bebas lab. Namun ketika yang kita hadapi ialah birokrasi yang mereka beralasan untuk memenuhi prosedur yang ada. Maka saya harus mencari pembebasan lagi, dan mereka menyemangati kalau hanya sedikit saja kok. Uhf,...
Padahal kalau dijadikan one stop service lak yo enak to..Andai saja saya pengambil keputusan

Tuesday, January 26, 2010

Rencana


Sungguh saya tidak tahu dengan rencana Tuhan padaku. Saya hanya tahu bahwa hal yang saya alami adalah keputusan terbaik buat aku. Minggu - minggu ini saya mengalami banyak hal yang hal tersebut tidak sesuai dengan rencana yang sudah saya agendakan beberapa bulan yang lalu. Rencana untuk bisa seminar komprehensif pada 2 minggu yang lalu dimentahkan dengan kurangnya tanda tangan satu orang, meskipun kesepakatan sudah ada. Padahal kalau tanggal 21 saya bisa ujian, keesokan harinya saya harus melaporkan kinerja saya selama 1 tahun lebih 10 hari. Namun alhamdulillah LPJan bisa dilaksanakan, walaupun masih dipending untuk 3/4 bulan berikutnya. Sekarang saya harus memfokuskan untuk ujian tanggal 28 bulan ini. Tiba - tiba saja, SMS tadi pagi membuyarkan rencana untuk bisa ujian tanggal 28 Januari 2010. SMS itu berisi bahwa pada hari itu, beliau tidak bisa menguji dan meminta hari Senin, minggu depan. Dengan begitu saya harus menghubungi 4 dosen lagi untuk mensinkronkan jadwal dari beliau - beliau. Saya baru bisa menemui dosen tersebut 2 orang pada hari ini. Bisakah Senin minggu depan saya ujian?
Allahu ma'ana

Wednesday, January 13, 2010

Banyak Pelamar Kerja Ditolak Gara-gara Facebook


Mem-posting sesuatu di Facebook memang tak boleh sembarangan, khususnya bagi para pencari kerja. Sebuah survei mengungkapkan, hampir separuh perusahaan telah menolak calon pekerja yang sebenarnya potensial cuma gara-gara Facebook sang pelamar.

Satu dari 10 pelamar kerja ternyata ditolak karena ketahuan telah mem-posting sesuatu tentang minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang. Kemudian, 13% karena membuat komentar rasis, dan 9% lainnya ditinjau ulang karena kedapatan menempatkan foto cabul di halaman situs jejaring sosial tersebut.

Perusahaan-perusahaan itu mulai mengecek jeroan Facebook sang pelamar untuk membandingkannya dengan resume curriculum vitae (CV) yang dikirimkan. Bahkan, seperti dikutip detikINET dari Telegraph, Rabu (13/1/2010), empat dari perusahaan telah membuang lamaran yang masuk setelah melihat Facebook sang pelamar.

Gambaran tentang dampak Facebook ini didapat dari hasil survei Career Builder terhadap 450 karyawan perusahaan. Farhan Yasin, presiden Career Builder mengatakan, situs seperti Facebook bisa menjadi bom waktu.

"Banyak yang memakai situs jejaring untuk menguak hal "kotor" di dunia maya. Maka, bersihkan konten "kotor"-mu sebelum mencari pekerjaan. Hapus semua konten foto dan link yang bisa menjadi batu sandungan dalam mencari pekerjaan," imbau Yasin soal hasil survei tersebut.

Salah satu perusahaan bernama Big Brother mengakui kesalahan terbesar yang dibuat oleh pencari kerja ialah tak bisa menjaga perilakunya di Facebook. Meski telah memoles sebaik-baiknya CV mereka, namun percuma saja kalau masih memiliki catatan online yang kurang baik dan bisa dilihat semua orang.
http://id.news.yahoo.com/dtik/20100113/ttc-banyak-pelamar-kerja-ditolak-gara-ga-f0a1c5d.html

Monday, November 16, 2009

seminar pertanian


Sinergisnya semua elemen pertanian bervisi kemajuan bangsa 1)
Joko Widodo 2)


Yang kami hormati Dr. Ir. Nuhfil Hanani A. R MS,
Yang kami hormati Dr. Ir. Aminudin Afandhi, MS,
Yang kami hormati Dr. Ir. Damanhuri, MS
Pengurus HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya
Panitia Seminar Pertanian HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya
Peserta seminar, Rekan – rekan seperjuangan yang tetap memegang teguh idealisme sebagai mahasiswa, Serta Undangan lainnya yang berbahagia,
Puji syukur kita sampaikan ke hadirat Illahi Robbi yang pada hari ini kita semua dapat berkumpul di Gedung IKA UB untuk melaksanakan fungsi kita sebagai bagian dari anak bangsa dalam acara Seminar Pertanian HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya.
Sholawat serta salam tetap tercurahkan pada nabi junjungan kita, Muhammad SAW yang telah membimbing umatnya dari jaman jahiliah menuju jaman yang penuh dengan cahaya keimanan seperti sekarang ini. Semoga kita mendapatkan syafaatnya min yaumil hadza ilal yaumil qiyamah. Amin
Hadirin yang terhormat,
Setiap orang ada zamannya, setiap zaman ada orangnya, yang membedakan ialah momentumnya. Pada kesempatan yang berbahagia ini, mari kita jadikan sebagai moment yang tepat untuk mereposisi fungsi kita, sebagai bagian dari motor pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani. Karena kesejahteraan petani bisa dijadikan sebagai parameter kemajuan sebuah bangsa. Hal ini disebabkan lebih dari 50% masyarakat kita adalah petani. Maka layakkah sebuah bangsa dikatakan maju jika lebih dari setengah penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan? Melihat hal ini, maka HMI berani memulai untuk mengfungsikan perannya sebagai mahasiswa sekaligus kader bangsa yang ikut bertanggungjawab atas terwujudnya kesejahteraan bersama.
Pesan Rasulullah SAW dalam sebuah sabdanya “Berikanlah suatu masalah pada ahlinya, jika tidak demikian maka tunggulah kehancurannya”. Kita semua di sini merupakan bagian dari berbagai elemen profesi pertanian yang diberi keunggulan keintelektualan yang lebih dibandingkan dengan saudara – saudara kita, maka menjadi wajib hukumnya untuk turut serta dalam mewujudkan kesejahteraan petani yang merupakan turunan dari kemajuan sebuah bangsa. Sinergisnya hubungan antar elemen pertanian menjadi syarat mutlak jika menginginkan tercapainya asa bersama. Maka semoga Seminar Pertanian hari ini bisa menjadi salah satu bagian dari upaya mewujudkan kemajuan bangsa. Jadi sangat relevan dengan tema yang diambil yaitu “Peran Pertanian dalam Kemajuan Bangsa”. Amin
Hadirin yang kami hormati,
Tidak banyak yang akan saya sampaikan, Selamat mengikuti Seminar Pertanian, semoga semua aktivitas yang kita lakukan selalu mendapat ridlo Allah SWT. Sekian dari saya, terimakasih atas perhatiannya.
Billahittaufiq Wal Hidayah


1. Disampaikan dalam sambutan Seminar Pertanian HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya di Gedung IKA Universitas Brawijaya
2. Ketua Umum HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya periode 1429 – 1430 H

Friday, November 06, 2009

Remove photo


Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan orang - orang di sekitarku. Apa yang saya khawatirkan tenyata terjadi juga. Dulu saya tidak mau upload photo dan ngasih tag pada para ahwat, dan setelah berjalannya waktu ada seorang ahwat yang menanyakan kapan meng tag photo2 itu. Akhirnya saya berkesimpulan bahwa hal itu tak menjadi soal dan masalah. Namun setelah saya upload dan saya tag ternyata lima menit kemudian saya dapat telephone bahwa "hia" (arabic languange) menginginkan photo itu diremove. "Hia" takut sama teman - temannya yang akan berkomentar macam - macam terhadap photo itu. Padahal photo itu sama sekali tidak ada yang bertentangan dengan UU Pornografi dan Pornoaksi ataupun gambar demikian ialah lumrah dilakukan oleh umat Islam dimanapun dan sebagian besar golongan. Selain itu yang biasa dilakukan oleh "hia" juga demikian dan no problem tidak ada masalah, malah enjoy ajah...
yang bisa dijadikan ibrah ialah bagaimana ketakutan umat Islam saat ini bukan lagi kepada rabbnya lagi melainkan kepada makhluk-Nya
Tapi ada baiknya juga, minimal waktu sama orang2 demikian kita seolah - olah terjaga, meskipun dalam hati nurani tidak sesuai. Padahal hati nurani ialah anugerah Allah SWT yang hanya dikaruniakan pada manusia.
Semoga "hia" tidak termasuk golongan munafik, karena sesama muslim kita harus saling mendoakan.
Umat muslim tidak boleh fanatik pada agama, ini pesan Rasulullah juga.
Harus selalu kembali pada Al-Quran dan Al-Hadits jika mau selamat dunia akherat. "Taroktu fii kum amroini ilah...."

Wednesday, November 04, 2009

Akhirnya ada secercah cahaya


Jakarta - Dua pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tiba di Gedung KPK. Mereka disambut meriah oleh pimpinan KPK dan mahasiswa yang sudah menunggu sejak sore.

Bibit dan Chandra tiba sekitar pukul 00.30 WIB di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (4/11/2009). Bibit dan Chandra langsung bersalaman dengan puluhan mahasiswa. Tak lupa Bibit dan Chandra juga menyalami 10 mahasiswa yang melakukan aksi mogok makan di depan gedung KPK sejak dua hari lalu.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungannya selama ini," kata Chandra kepada mahasiswa.

Bibit dan Chandra tampak sumringah dengan wajah berseri. Chandra menggenakan kemeja coklat garis-garis sementara Bibit menggunakan celana, kemeja dan sepatu putih. Saat tiba di gedung KPK keduanya terus mengumbar senyum.

"Perjuangan kita belum selesai, terima kasih kepada mahasiswa sudah melakukan aksi simpatik. Kita minta menghentikan aksi mogok makan," ujar Bibit. (mpr/mok)

Sunday, November 01, 2009

Rivalitas KPK-Polri Destruktif, HMI Desak Presiden SBY Turun Tangan


Jakarta - Penahanan pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah semakin memperuncing rivalitas antara KPK dan Mabes Polri. Presiden SBY diminta segera turun tangan mencegah rivalitas dua lembaga penegak hukum ini yang dikhawatirkan bersifat destruktif.

"Sudah saatnya presiden turun tangan mencegah rivalitas KPK-Polri ini. Presiden harus turun tangan karena arahnya semakin destruktif," ujar Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Arip Musthopa dalam perbincangan dengan wartawan di Jakarta, Minggu (1/11/2009).

Selain itu, kata Arif, Presiden SBY harus membentuk tim independen menelaah bagaimana mengatasi rivalitas KPK-Polri ini. Orang-orang yang ada di tim independen itu harus orang kredibel dan netral, artinya bukan unsur dari kedua lembaga itu.

"Dari langkah itu presiden mengambil keputusan berupa rekomendasi untuk mencegah dan menengahi rivalitas yang kian hari makin berkepanjangan ini," ujarnya.

Arif memprediksi, jika Presiden SBY tidak sigap menengahi hal ini, terutama menindak langkah Polri yang terlihat emosional, maka Polri bukan saja akan berhadapan dengan KPK, tapi akan berhadapan dengan gerakan masyarakat.

"Polri bisa-bisa berhadapan dengan masyarakat, bukan lagi dengan KPK," pungkasnya. (Rez/irw)
http://m.detik.com

Nyonya tua takluk di kandangnya


Laga antara Juventus kontra Napoli diwarnai sejumlah insiden keras. Akibat benturan, gelandang Juventus Mauro Camoranesi harus meninggalkan pertandingan dengan wajah bersimbah darah (Reuters)

Saturday, October 31, 2009

Etika Berorganisasi

Tema
Etika Berorganisasi
Tempat
Hall Room Komperta UB
Pemateri
Bayu Aji Nugroho, SP
Materi dimulai pada pukul 16.00, hal ini mundur 0,5 jam dari jadual yang direncanakan. Meskipun yang hadir tidak begitu banyak, atmosfir diskusi sangat menarik karena peserta sangat aktif dalam rangka ingin mengetahui etika organisasi.
ternyata semua punya etika meskipun tidak disadari. Misalnya kalau datang ke kajian pasti tidak ada pikiran untuk memakai baju renang ataupun baju tidur.
Organisasi tidak mengajarkan kejahatan. Hal ini termasuk dalam etika organisasi.
Untuk melangkah kita harus mengenal diri sendiri dan teman di sekeliling kita. Hal ini menjadi sangat penting untuk mencapai tujuan.
Moralitas menjadi faktor etika dan etika bisa dihambat oleh moral
Kekalahan ummat Islam saat ini ialah disiplin waktu. Sehingga untuk hal ini perlu strategi jitu untuk megatasinya. Misalnya kalau tidak bisa tepat pukul 16.30, maka acara bisa diubah jadwalnya menjadi 18.30. namun harus ditepati.
Untuk merubah karakter ialah aturan.
Itu tadi ringkasan dari isi kajian hari ini, semoga bermanfaat bagi kita semua termasuk bagi kawan - kawan yang tidak bisa hadir.

Wednesday, October 28, 2009

Anyer - Panarukan pun kalah panjang

Perjalanan yang saya jalani sangatlah panjang. Bahkan kalau dibandingkan dengan jalan yang dibuat pada jaman penjajahan belanda yang memperkerjakan orang2 pribumi, yaitu jalan dari Anyer - Panarukan pun masih jauh dari kisah hidupku ini. Namun dengan semakin panjang berarti juga akan menemui banyak keajaiban - keajaiban yang bisa bikin tersenyum tanda bahagia. Bukan hanya untuk diri sendiri melainkan senyum orang - orang di sekeliling saya.

Sunday, October 25, 2009

Kriteria dan Kategori

Semakin banyak kriteria maka semakin sedikit yang masuk kategori

Monday, October 12, 2009

Sambutan Halal Bi Halal 1430

Indahnya Kebersamaan dengan Silaturahmi untuk Mewujudkan Tujuan HMI 1)
Joko Widodo 2)


Yang kami hormati Ketua Umum HMI Cabang Malang di tataran Korkom Brawijaya,
Kakanda – Ayunda Korps Alumni HMI (KAHMI) Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya
Pengurus HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya 1429 – 1430 H
Panitia Halal bi Halal HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya
Para Kader, Rekan – rekan seperjuangan yang tetap memegang teguh idealisme sebagai mahasiswa, Serta Undangan lainnya yang berbahagia,
Puji syukur kita sampaikan ke hadirat Illahi Robbi yang pada hari ini kita semua kader, alumni HMI dapat berkumpul di RM. Ayam Lodo Hj. Soetri untuk melaksanakan perintah agama, silaturahmi yang dibingkai dalam acara Halal bi Halal HMI Cabang malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya periode 2008-2009.
Sholawat serta salam tetap tercurahkan pada nabi junjungan kita, Muhammad SAW yang telah membimbing umatnya dari jaman jahiliah menuju jaman yang penuh dengan cahaya keimanan seperti sekarang ini. Semoga kita mendapatkan syafaatnya min yaumil hadza ilal yaumil qiyamah. Amin
Hadirin yang terhormat,
Pada kesempatan ini yang masih dalam suasana Syawal, mari kita jadikan sebagai moment yang tepat untuk meningkatkan ukhuwah islamiah, silaturahmi guna mencapai kejayaan islam di muka bumi ini. HMI sebagai organisasi Islam yang sejak berdirinya ikut bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah Subhanahu wata’ala. Maka HMI harus kembali pada khittahnya yaitu tetap menjadikan Islam sebagai nafas dan dasar perjuangan dalam setiap aktivitasnya. Karena sering kali dilupakan bahwa huruf I dalam HMI ialah singkatan Islam.
Komisariat merupakan kawah candra dimuka bagi kader untuk menempa semua potensi yang dimiliki. Sebagai wadah aktualisasi diri untuk mewujudkan tujuan HMI yaitu “Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah Subhanahu wata’ala”. Maka keberadaannya menjadi absolut. Sinergisnya hubungan kader dengan alumni menjadi syarat mutlak jika menginginkan tercapainya asa bersama. Maka komunikasi dan silaturahmi harus ditingkatkan. Maka kita semua berharap bahwa Halal bi Halal ini menjadi salah satu acara dalam rangka menjalin silaturahmi di antara kita. Semoga tema yang diusung yaitu indahnya kebersamaan dengan silaturahmi bisa terwujud. Amin
Hadirin yang kami hormati,
Tidak banyak yang akan saya sampaikan, semoga semua aktivitas yang kita lakukan selalu mendapat ridlo Allah SWT. Sekian dari saya, terimakasih atas perhatiannya.
Billahittaufiq Wal Hidayah


1. Disampaikan dalam Halal bi Halal 1430 H HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya di RM. Ayam Lodo Hj. Soetri
2. Ketua Umum HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya periode 1429 – 1430 H

Saturday, August 22, 2009

Repost 1 tahun yang lalu

kenapa ya kejadian 1 tahun yang lalu berulang di tahun ini? 1 tahun Hijriah yang lalu yaitu pada tanggal 1 Romadlon 1429 H yang bertepatan tanggal 31 Agustus 2008 M saya sholat tarawih tidak di masjid maupun mushola. Namun sholat tarawih berjamaah di komisariat bersama dengan 2 makmum. Yang menjadikan beda hari ini, 1 Romadlon 1430 H yang bertepatan dengan tanggal 22 Agustus 2009 M ialah jumlah makmumnya. yaitu sebanyak 2 kali lebih banyak, yaitu 4 orang.
Sungguh menggembirakan jika melihat masjid, mushola penuh dengan jamaah dan bahkan banyak yang pulang sebelum sholat gara - gara tidak kebagian tempat. Hal ini menjadi biasa pada 5 hari di awal bulan Ramadlan. namun liat saja nanti pasca itu,,,barisan makmum semakin maju, bukan kualitasnya jumlah, namun barisan yang maju karena makmumnya semakin sedikit.
Ada apa ya selama saya hidup di Malang, waktu melaksanakan sholat Tarawih perdana selalu tidak berjamaah di masjid/mushola. Sudah 5 kali saya sholat tarawih perdana tidak di masjid. Semoga Allah memihak....Karena Tuhan maha mengetahui.

Wednesday, August 12, 2009

Banyak hal baru

Ketika saya pulang, ternyata baru kita sadari bahwa kita harus lebih melihat segala sesuatu itu secara komprehenship. Banyak sekali kasus yang perlu kita amati, kita analisa dan kita eksekusi. jangan hanya jadi bahan diskusi pengantar tidur dan not action. Itu yang menjadi kebiasaan kita di dunia yang kita jalani saat ini.
Semua butuh sentuhan pemikiran - pemikiran progress kita, ide - ide cemerlang kita guna mengentaskan masyarakat sekitar kita dari jurang ketidakmerataan hasil pembangunan.

Thursday, July 09, 2009

Ucapan Prematur

Sudah banyak orang maupun instansi yang memberi ucapan selamat kepada pasangan SBY-Boediono. Bahkan tidak sampai di situ saja, secara terang - terangan lewat spanduk di jalan. Meskipun rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum usai. Tidak menyurutkan niatan untuk mengucapkan ucapan selamat. Sebuah bentuk apresiasi ataukah hanya karena ada kepentingan.
Dalam spanduk tersebut, ucapan yang muncul bukan sebagai pemenang quick count, melainkan pemenang pilpres 2009-2014. Apakah ini bentuk euforia ataukah emosi karena awalnya SBY seolah didzolimi dalam kampanyenya.

Believe, you can!

Recently I think I walk alone. My brothers, sisters, friends and all of them not understanding with my conditions. Actually I want to ask help to my friends, but the fact they can't to help. So, I face my problems lonely. My minor thesis must finish this semester, that’s my hope. But, soft skill to solve minor thesis must be understand if finishing quick. If the condition like that, I don't hopeless to face that. I'm confident to finishing my minor thesis this semester. I believe I can do it. Wish me luck...
In Islamic Association of Students needs service too. Although I'm alone today, moreover as top leader in here. One again I be constant to face that…I believe I can do it. Wish me luck…
If I discuss with my friends, the topic is about love always. So I hope can follow my prophet Muhammad SAW to have girl friend, one of step to go marriage. But today I'm not yet have a couple to lead the life. Step by step to concern to get that’s. Like song of Wali band, "cari jodoh". Whoever can propose to be my couple and me too, propose myself to look for couple. I believe I can, and wish me luck...

God willing, Allah will bless me to solve my problems. I believe that…..

Wednesday, July 08, 2009

Cerdas atau seolah cerdas?




Telah selesai pesta rakyat yang mungkin rakyat sendiri belum bisa merasakan bahwa pemilihan presiden ini merupakan sebuah pesta demokrasi. Rakyat hanya dijadikan tool untuk menentukan pilihan pemimpinnya. Karena didasarkan pada berita lebih banyak dibahas tentang masalah politik elit saja. Bagaimana koalisi antar partai untuk mengusung paket presiden dan wakilnya. Ideologisasi partai sudah tidak menjadi prinsip dalam berpolitik. Saya bisa ngasih apa, saya dapat apa, dengan siapa dan seterusnya ila akhir. Namun hal ini tidak membuat rakyat lantas putus asa dan diam saja. Mereka antusias menyelupkan jari kelingkingnya tanda telah selesai menyontreng calon presiden dan wakil presiden. Mereka berniat demi Indonesia yang lebih baik.
Berdasarkan quick count yang ada di televisi yang diinformasikan oleh Lembaga Survey Indonesia (LSI), bisa diprediksi bahwa SBY - Boediono akan melanjutkan kepemimpinannya selama 5 tahun ke depan. Masyarakat memilih presiden dan wakilnya ialah mewakili diri sendiri. Tidak bisa digiring dan diarahkan seperti yang sudah - sudah. Banyak orang yang mengatakan bahwa masyarakat kita sudah cerdas. Saya tidak menjamin bahwa pernyataan ini benar atau tidak benar. Nah di sini yang menurut saya menjadi masalah utama yaitu tidak ada yang bertanggungjawab terhadap pendidikan politik mereka. Padahal dalam berpolitik diperlukan sebuah pengetahuan yang menuntut informasi sebanyak - banyaknya. Dan untuk menuju ke sana, saat ini hanya sebagian kecil saja orang - orang yang bisa mengaksesnya. Hanya orang - orang yang berpendidikan dan mampu saja yang bisa mengaksesnya. Jadi banyak masyarakat kita yang tidak bisa mengakases itu.
Hal ini sebenarnya paradoks dengan pernyataan antara masyarakat yang cerdas ataukah masyarakat yang seolah cerdas. Yang bisa dijadikan korelasi ialah masyarakat seolah pintar politik namun sebenarnya tidak demikian. Karena keadaan yang menjadikan masyarakat kita masih seperti ini. Fenomena pilpres tahun ini seolah mengulang pilpres tahun 2004 lalu. Yaitu ketika pasangan dwi tunggal Amien Rais - Siswono Yudho H yang saat itu didukung oleh kaum intelek dan berpendidikan tinggi, namun mereka harus rela tidak mengikuti pilpres putaran ke - 2. Mereka finish pada urutan ke - 3 pada putaran pertama saat itu. Saya melihatnya posisi Dwi tunggal itu menitis pada pasangan JK - Wiranto berdasarkan quick count LSI yang telah menetapkan SBY - Boediono sebagai Presiden dan Wakil Presiden tahun 2008 - 2009.
Mungkin hal ini juga disebabkan oleh jenuhnya masyarakat yang sudah lelah dengan janji. Karena yang dibutuhkan masyarakat saat ini ialah kepastian, bukan janji - janji saja. Tidak perduli apakah itu baik atau tidak, yang penting pasti dan tinggal melanjutkan. Hal ini senada dengan yang telah disampaikan oleh sosiolog UI, Imam Prasojo. Berbeda dengan yang dibutuhkan masyarakat Amerika saat ini yang menginginkan perubahan. Maka muncullah sosok Barack Obama yang menawarkan perubahan dan dengan mudah dia melenggang menuju gedung putih. Hanya orang yang bisa membaca peluang pada setiap momentum saja yang bisa menjadi orang besar. Semoga kita bisa menjadi bagian dalam orang - orang tersebut.

Agama baru di dunia


Ada fenomena menarik bila saat ini kita banyak menyaksikan berita di media massa maupun media elektronik. Banyak media yang menjadikan berita meninggalnya sang maestro music pop kelas wahid di dunia, Michael Jackson menjadi berita utama yang mewarnai halaman muka mereka. The king of pop, Sang raja pop dunia telah meninggal tanggal 25 Juni 2009 lalu, namun hingga saat ini berita meninggalnya tak jenuh selalu ditayangkan. Bahkan sempat nangkring menjadi top news di salah satu acara infotainment di salah satu TV swasta nasional.
Satu lagi bukti betapa almarhum penyanyi Michael Jackson sungguh fenomenal. Upacara penghormatan terakhir pada Michael akan dihadiri 1,5 juta orang yang akan hadir di acara pemakamannya dan disiarkan secara langsung di 88 bioskop. Belum termasuk station televisi seluruh dunia juga memberi waktu khusus untuk acara pemakaman tersebut. Hal tersebut untuk memberikan kesempatan pada penggemar Michael untuk melihat langsung secara bersama – sama. Untuk bisa datang ke acara pemakaman tersebut tidak bisa langsung datang saja seperti kebanyakan kita. Yang datang harus punya tiket yang bisa dipesan secara online atau kepada panitia penyelenggara.
Melihat betapa tingginya apresiasi yang diberikan masyarakat kepada sang raja tersebut bahkan melebihi penghormatan pada meninggalnya pemuka agama dunia yang meninggal tahun lalu. Hal ini menempatkan posisi music menjadi agama baru di dunia. Music mempunyai bahasa yang universal dalam penyampaian ajarannya dan bisa diterima segala golongan sehingga semua bisa disatukan dalam frame music. Alangkah indahnya kalau saja music dikemas sedemikian rupa yang mempunyai visi jelas yaitu mewujudkan masyarakat adil makmur sentosa merata.
Saking ngefannya kepada Michael, saat ini telah ada 12 orang yang bunuh diri demi mengetahui sang idola meninggalkan mereka. Hal demikian membuat para sahabat dekat Michael bahkan sampai meminta agar tak ada lagi fans yang bunuh diri karena bukan itu yang diinginkan mendiang. Apakah para fans yang mengakhiri hidupnya dengan cara demikian berpikir bahwa yang dia lakukan sebagai perwujudan kecintaan ataukah sebuah kekonyolan saja. Mungkin kalau dalam agama Islam bisa dikatakan mati syahid karena jihad fii sabilillah. Sebuah parameter awal untuk melihat anomaly ini.
Belajar dari sini, seharusnya agama dengan cepat dan tanggap serta cermat untuk mengetahui kondisi ummat. Dalam mewujudkan dari tujuan agama yang nota bene sudah difirmankan Tuhan dalam kitab suci perlu sebuah strategi untuk mewujudkannya. Banyak jalan menuju Roma, dan yakinlah bahwa Tuhan tidak akan marah dengan ijtihad yang dilakukan ummat – Nya. Karena ijtihad juga merupakan bentuk manifestasi ibadah kepada Tuhan.