Saturday, November 15, 2008
Kiriman Tuhan
Kaderisasi dan Konstitusi
Tidak hanya satu kakanda, tapi lebih dan bahkan kakanda yang lain meminta dengan sangat kepada saya untuk datang ke sana. Di tengah kesibukan mereka, saya sangat memberi apresiasi kepada mereka karena jiwa dan semua masih terlekat di salah satu ikatan keluarga yang terbentuk di Kota Malang tercinta. Beliau meminta saya untuk datang dengan sangat. Bahkan saya diminta untuk mengutarakan 3 alasan terkuat untuk tidak datang. Mungkin saya bukan ahli wacana maupun ahli beretorika yang semua alasan saya seolah dimentahkan begitu saja. Saya harus panen hari ini, lagipula saya sendiri. Mengajak teman semua pada gak bisa (hanya Allah maha adil, saya dikirimi teman seperjuangan di Hortiezzz 2004). Persiapan LPJ BEM yang hari Senin pagi harus diserahkan ke MPM (Jadi hari Minggu sore harus sudah dibendle). Saya dimintai dosen untuk menghadap hari Senin sekaligus laporan pengamatan. Semua dimentahkan. . .Tapi saya punya prinsip saya fokus dulu di Malang. Apa yang saya lakukan semoga diridloi Allah SWT.
Waktu pagi tadi saya dapat SMS lagi yang isinya berupa penegasan keberagkatan saya ke kota tersebut. Namun saya juga tegas menjawab tidak ke sana.
Friday, November 14, 2008
Kepastian LPJ BEM
Kemarin telah dilakukan rapat dengan MPM tentang persiapan LPJ BEM. Diberitahukan bahwa pelaksanaan LPJ pada hari Rabu, tanggal 19 Nopember 2008. Jadi sudah 1 tahun lebih 5 bulan kami menjabat di BEM. Sudah saatnya regenerasi BEM. Penilaian akan dilakukan oleh team penilai yang terdiri dari ketua HMJ dan satu perwakilan dari UKM. Juga diberikan format LPJ BEM yang resmi, sedangkan yang kemarin itu inisiatif dari pengurus sendiri dalam rangka persiapan LPJ. Namun memang tidak jauh berbeda formatnya.
Di komisariat ada Follow up kader, namun yang datang tidak semua. Angkatan 2007 dan 2008 mendominasi karena memang mereka yang diundang secara resmi oleh pengurus. Sangat panjang memang karena sejak sebelum maghrib sampai jam 20.30. Itupun sebenarnya masih banyak yang mau diskusi, namun waktu jua yang tidak mengijinkan.
Thursday, November 13, 2008
HUT Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya
Sudah menjadi tradisi bila HUT selalu menghadirkan kebahagiaan maupun kesedihan bagi yang punya moment bersejarah tersebut. Demikian juga instansi fakultas kemarin. Banyak yang tidak tahu bahwa HUT FP UB ialah tanggal 10 November bertepatan dengan hari pahlawan nasional. Namun kemarin fakultas merayakan HUTnya tidak bertepatan dengan hari tersebut, melainkan dipaskan dengan agenda fakultas yaitu hari Rabu yang notabene fakultas tidak ada kegiatan ajar mengajar. Sekalian Penyerahan reward bagi dosen, karyawan dan dosen yang telah membawa nama baik Fakultas. Tidak hanya itu, juga waktu yang tepat untuk purna tugas dari Dosen Budidaya Pertanian.
Pemberian reward kepada para dosen jatuh pada dosen SOSEK dan HPT. Sedangkan untuk karyawan ditujukan pada karyawan TANAH dan HPT. Kalau untuk mahasiswa bukan hanya karena prestasi saja yang dijadikan prioritas, melainkan azaz pemerataan. Awalnya saya diminta tolong untuk merekomendasikan nama – nama, namun karena terbatasnya dana maka tidak semua yang saya rekomendasikan masuk. Yang menjadi saya kurang sepaham ialah bukan karena prestasi yang menjadi titik point penilaian untuk mahasiswa, melainkan azaz pemerataan yang saya pikir ini merupakan politisasi dan bukan dalam ranah ideal lagi. Saya khawatir nanti tidak ada gairah kompetisi di Fakultas untuk berprestasi. Karena memang sangat mencolok sekali perbedaan itu.
Semoga hal ini tidak mengurangi pengembangan ide – ide cerdas demi kemajuan dan kejayaan Fakultas Pertanian. Happy birthday Fakultas Pertanian UB. Go a head. . . .
Wednesday, November 12, 2008
Demisioner
Tuesday, November 11, 2008
Tak menyangka panen lagi
habis itu nyersiv baron...
Ke UMM
Hari ini setelah saya ikut seminar proposalnya Ermach, saya nganter bang Ardiansyah ke perpus pusat untuk mencari referensi jerami nangka. Namun kami gak bisa masuk. Akhirnya kami ke perpustakaan UMM gedung III. Di sana saya ketemu Anwar, mantan ketua BEM FP UMM. Dia juga lagi nyusun skripsi, saya dan dia ngopi di depan gerbang utama, sedang bang Ardiansyah masuk perpus.
Malamnya kami ngobrol menggagas CADS kedepan. apakah harus berdiri sendiri atau masih ingin tetep jadi UKM di fak. Pertanian. Banyak pertimbangan yang harus dipikirkan. . .
Sunday, November 09, 2008
Periksa kesehatan
Saturday, November 08, 2008
Panen, kebahagiaan buat mereka, musibah buat aku
Waktu rapat BEM kemarin, lagi - lagi penggurus ada yang merayakan HUTnya. Kue tart dengan tiga lilin di atasnya ditiup seiring dengan lagu Happy birthday. . .Saya dapat potongan kue pertama lagi...Bahagia rasanya,,,,Thanks ya. . .
Friday, November 07, 2008
Walk alone
Akademis, organisasi, ideologis dan biologis yang saya hadapi dalam keadaan akut kali ya, atau cara pandang saya saja yang terlalu. Jangan kau campurkan masalah - masalah tadi sehingga akan ditemukan kedinamisan kehidupan.
Ke kampus ngurus surat pengantar, sorenya mau rapat tapi gak ada yang datang kecuali orang 3 itu. Makan nasi goreng sambil nunggu rapat, eh tetap gak jadi malah ada SMS titip salam buat arek - arek. Ke kost pengurus dan mengucapkan happy birthday malam - malam di kost salah satu pengurus. Nah di sana sangat saya rasakan bahwa kerealistisan kesadaran saya mendekati kebenaran.
Thursday, November 06, 2008
Sangkal putung
Siangnya saya nyoblos PILKADA. . .
Sunday, November 02, 2008
Kesadaran yang realistis
Saturday, November 01, 2008
Persiapan LPJ
Wednesday, October 29, 2008
80 Tahun Sumpah pemuda
Peringatan 80 Tahun Sumpah Pemuda
“Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia; Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia; Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia”
Gerakan Mahasiswa yang didominasi oleh para pemuda yang memiliki watak menginginkan perubahan. Sesuai dengan fungsinya sebagai agent of change dan agent of social control seharusnya kita mampu mengawal roda pemerintahan dan selalu memihak pada rakyat dan faham terhadap masyarakat dan persoalan-persoalannya. Dapat kita lihat betapa tidak pedulinya mahasiswa Pertanian sendiri terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah (Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 01 tahun 2008) yang pada implementasinya terlihat sangat menindas petani, dan masih banya isu lain yang hingga kini tidak terselesaikan.
Cobalah melihat dari hal-hal sederhana kerusakan dunia mahasiswa kita sekarang. Sikap hedonis yang tidak mungkin dikontrol lagi, sikap tidak perduli pada lingkungan sekitar, tidak menghargai waktu, pembelajaran korupsi dengan memperbesar anggaran proposal kegiatan kemahasiswaan secara menggila, seolah hal ini tidak dapat terselesaikan lagi.
Mencermati permasalahan yang kita hadapi sekarang, apabila tidak ada upaya yang sungguh-sungguh dari kita sebagai pemuda Indonesia, tidak menutup kemungkinan keterpurukan bangsa akan selalu menjadi bayang-bayang yang tidak mungkin pernah hilang. Keadaan pada diri anak bangsa pada satu dasawarsa pasca reformasi ini mulai pudar dan hampir pada jurang kehancuran, ikatan nilai-nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan bangsa sudah mulai longgar, yang muncul hanya kepentingan individu, kelompok ataupun golongan. Hanya dengan jati diri bangsa inilah, melalui semangat kebangsaan yang menjiwai rasa nasionalisme, dengan pencapaian hasil prestasi yang bisa diunggulkan niscaya bangsa ini akan mampu menjaga dan memelihara kehormatan dan martabatnya dalam kancah percaturan antar bangsa-bangsa di dunia.
“Hai anak bangsa yang berselimut pilu, bangunlah dari tidur panjangmu, sibakkan tirai kemalasan atas dirimu, tataplah masa depan dengan penuh harap, gapailah, majulah dalam satu tekad semangat juang dan satu tujuan, bekali diri dengan ilmu yang bermanfaat, ayo bangkit demi kejayaan Indonesia tercinta”
Tuesday, October 28, 2008
Perjuangan Supervisi
top be continued
