Tuesday, June 16, 2009

LK I Komperta

Latihan Kader (LK) I HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya telah selesai dengan sukses. Sejak dilakasanakan pada Jumat sampai Minggu kemarin yang bertepatan tanggal 12 - 14 Juni 2009 LK I berjalan dengan lancar. Ada 14 peserta yang mengikuti pelatihan yang bertema "Basic Training sebagai media pengembangan potensi diri menuju insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah Subhanallahiwata'ala" ini. Pelatihan dibuka pada pukul 19.30 dan dibuka oleh Ketua Umum HMI Cabang Malang yang diwakili oleh ketua bidang Lingkungan Hidup. Dilanjutkan penyerahan pelatihan oleh SC kepada Master of Training (MOT) yang dilakukan Sdr. Zamzam kepada Restu Rizkyta Kusuma sebagai MOT. Kemudian dilanjutkan dengan training kontrak oleh Master of Training dengan semua peserta yang berisi tata tertib yang akan disepakati dalam pelaksanaan pelatihan.

Acara dilanjutkan dengan Stadium General oleh Kakanda Syauqi yang baru saja datang dari Sampang - Madura. Kakanda Syauqi yang lahir di Brebes pada tanggal 14 Nopember 1973 ini menyelesaikan S-1 di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dan dilanjutkan ke Program Pasca Sarjana Manajemen Universitas Gajahmada (UGM) Jogyakarta ini sebagai direktur Eksekutif Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha (PUPUK) Surabaya. Beliau juga sebagai Konsultan Regional Economic Development (RED) - GTZ. Beliau memberikan materi tentang Menggagas Pemberdayaan Masyarakat sebagai Media Perkaderan.

Pada malam itu acara dilanjutkan dengan Materi wajib LK I yaitu Sejarah HMI. Materi ini disampaikan secara panel oleh Hendra Purnama Afniawan dan Suyadi. Saat ini masing - masing pemateri ialah anggota MPKPK bidang eksternal HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya dan ketua bidang PTKPHMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya.

Sesuai jadwal dari pelatihan kali ini, maka setelah materi sejarah peserta tidur. Keesokan harinya ada peserta yang Ujian Praktikum Klimatologi dan presentasi Bahasa Inggris II. Sehingga acara diisi sharing denga ketua Umum HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya tentang "all about HMI. Seetelah peserta lengkap dilanjutkan dengan materi Konstitusi HMI. Diberiakan oleh Abdurrasyid Ridho yang saat ini beliau ialah sekretaris Umum di HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya dan Pusat Riset dan Kajian Ilmiah (PRISMA) Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Dilanjutkan materi mission HMI yang diberikan oleh Ketua Umum HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya periode ini, Joko Widodo. Pemateri ini sangat memperhatikan performance karena beliau menganut istilah Jawa " Ajining diri saka lathi, ajining raga saka busana". Juga beranggapan bahwa hal itu sebagai perwujudan bentuk penghormatan kepada orang lain dalam hal ini panitia dan peserta pelatihan. Materi ini dikemas apik sehingga waktu yang diberikan terkesan kurang karena banyak peserta yang tidak ada kesempatan untuk bertanya.

Kemudian peserta melakukan Ishoma dan langsung ke tempat materi untuk menerima materi Filsafat. Materi yang sedianya diisi oleh kakanda Sukirno, diberikan oleh Roesdianto Hidayat. Hal ini karena adanya miss communication antara panitia dan calon pemateri.

Sebelum materi NDP 1-4 diberikan peserta Ishoma. Materi NDP 1-4 disampaikan oleh Kakanda M. Ihwan F. Beliau kader angkatan 1999 dan pernah menjabat sebagai ketua bidang Litbang HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya pada tahun 2003 - 2004. Materi dipanelkan dengan Bagus Heri Cahyono yang saat ini sebagai pengurus di departemen Perguruan Tinggi HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya. Pada materi ini, antusias peserta sangat tinggi karena banyak hal baru yang mereka terima. Apalagi menyangkut keyakinan mereka saat ini benar diobrak abrik untuk dibangun menjadi keyakinan yang benar.

Dilanjutkan materi NDP 5-7 oleh Ari Kiswanto panel dengan Arif Setyo W. Ari saat ini sebagai Ketua Umum Pusat Riset dan Kajian Ilmiah (PRISMA) Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya juga sebagai Wasekum Kekaryaan HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya. Sedangkan Arif Setyo W saat ini sebagai ketua Umum HMI HMI Cabang Malang Komisariat Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya. Mereka menyampaikan materi sampai pukul 00.30.

Pada malam itu, banyak tamu yang datang yaitu teman - teman Korkom UB dan dari komisariat - komisariat di lingkungan Universitas Brawijaya.

Pada Minggu pagi materi yang diberikan ialah Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi yang diberikan oleh Evi Kusumaningrum dan Muhimmatul Ulya. Masing - masing beliau saat ini ialah Anggota MPKPK HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya dan Wasekum Litbang HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya. Materi diberikan tidak dalam ruangan namun diberikan di luar dengan konsep out bond. Sehingga kejenuhan peserta dapat diatasi.

Materi KOHATI dan Gender disampaikan oleh Ketua Bidang Internal KOHATI Cabang malang, Mbak Rara dari Universitas Negeri Malang (UM). Lebih banyak membahas KOHATI karena di komisariat pertanian sudah ada KOHATInya.

Setelah materi KOHATI dan Gender selesai dilanjutkan Isho dan materi Teknik Persidangan dan dinamika kelompok. Disampaikan oleh Rhomsia Nurkholifah dan Darmawan Putra Junaidi yang masing masing ialah presidium sidang pada Rapat Anggota Komisariat (RAK) tahun lalu. Pada saat dinamika kelompok, peserta sangat antusias, apalagi materi yang diberdebatkan ialah masalah pemerkosaan, salah siapa?Karena tema yang diberikan ialah "Never ending Topic".

Semua materi wajib dan materi tambahan Latihan Kader (LK) I telah diberikan semua, dan untuk selanjutnya ialah pendalaman materi. Pemateri semua didatangkan di depan untuk menguji sejauh mana materi tersampaikan dan sebagai tempat untuk memberi pertanyaan materi yang belum dipahami. Peserta lebih tertarik pada materi Nilai Dasar Perjuangan (NDP). Karena proporsi pertanyaan yang diberikan lebih banyak kesana.

Langsung setelah selesai dilanjutkan dengan pelantikan oleh Ketua Umum HMI Cabang Malang, Ahan Syahrul. Sebelum pelantikan acara keprokoleran dilaksanakan dengan membaca ayat suci Al-Quran oleh Abdul ghafur dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne HMI yang dipandu oleh Cicik Septeningsih, dan kemudian setelah itu dibacakan Surat Keputusan (SK) MOT tentang kelulusan, ditetapkan ada peserta yang lulus dan ada pula peserta lulus bersyarat. Pelantikan dilakukan oleh Ketum Cabang Malang sendiri dengan membacakan ikrar pelantikan. Dilanjutkan dengan pelaporan ketua pelaksana dan sambutan oleh Ketua Umum HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya dan dilanjutkan sambutan Ketua Umum HMI Cabang. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan peserta terbaik oleh Ketua Umum HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya dan pemberian cendera mata. Peserta terbaik jatuh pada Herliey S. P dan kemudian menyampaikan kesan dan pesan. Acara dilanjutkan dengan doa dan penutup. Doa dipimpin oleh Supermansyah, departemen pengembangan bidang Litbang HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya. Acara ditutup oleh Master of Ceremony yaitu Arum Hidayati dengan mngucapkan syukur Alhamdulillah bersama - sama.

Dengan demikian acara Latihan Kader (LK) I HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya telah selesai. Semoga LK I sebagai gerbang perkaderan menjadi titik tolak bagi anggota baru untuk tetap berkarya dan tidak berhenti mengembangkan potensi diri menuju insan akademis, pencipta pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

Sunday, June 07, 2009

Sendiri seolah bersama

Kemarin teman - teman serta saudara pada pamit kepada saya, mereka akan pergi ke salah satu kabupaten di ujung barat Jatim untuk melakukan fungsi sebagi khalifah di bumi. Menjalankan bangunan - bangunan pasca kepenggurusan. Saya harus mengurusi bangunan - bangunan besar di Malang bersama sisa - sisa pasukan yang masih peduli dengan proses - proses besar di sini. Sebenarnya orang yang pamit juga sangat besar perannya, baik di sini maupun di sana. Hanya saja mereka berperan di supporting unit. Sangat besar harapan saya untuk bisa tersenyum dengan ihklas melihat kepolosan adek adek dalam rangka mewujudkan kejayaan Islam di muka bumi ini.
Tetap istiqomah dalam menjaga jalan Allah azza wa jalla.

Saturday, June 06, 2009

pusing dengan yang dipusingkan

Aku tidak mengerti dengan pikiran teman - temanku. Mereka mengatakan bahwa sesuatu yang saya pusingkan itu malah menjadi pelarian teman - teman kalau lagi pusing. Jadi malah jadi obat pusing bagi mereka, kok bisa ya. Padahal cekot - cekot iki sirah mikir iki. Dari internal, eksternal, gesekan dari mana - mana, seng jaluk perhatian, seng jaluk kate metu, buyar wae....durung bu guru sing jaluk aku kelar minggu ngarep. Kuda mari tanpa ana alasan apa -apa sing nggarai durung mari.

Thursday, June 04, 2009

Agenda yang gagal

Kemarin ada 3 agenda yang tidak bisa saya laksanakan. Namun bukan alasan malas yang membuat agenda saya gagal, namun karena kendala teknis saja.

Friday, May 08, 2009

Cepat

Memang kadang kecepatan itu bisa bikin kita panik, namun kecepatan juga bikin kita terpaksa bertindak, walau tidak berdasar pada akal sehat kita. Pengalaman kemarin juga demikian, ada oknum dengan alasan pingin cepat maka berani melakukan tindakan fatal yang dampaknya tidak pada dirinya sendiri melainkan ummat. Maka harus ditindak dengan tegas dengan koridor kebijakan yang bijak. Hal demikianpun juga tindakan cepat, karena lebih cepat lebih baik.

Thursday, May 07, 2009

Semua ada konsekuensinya

Apapun pilihan kita, semua pasti punya konsekuensi yang harus kita terima. Saat ini saya harus menetukan pilihan itu, karena ini menyangkut ummat dan adek - adek.

Friday, May 01, 2009

Wednesday, April 29, 2009

Mengkambing hitamkan Tuhan


Saya harus bisa memposisikan diri sebagai kholifah di dunia. Saya diberi amanah oleh Tuhan saya untuk menjadi wakil Tuhan untuk mengurus bumi dan seisinya. Saya manusia yang secara sadar menjadi pilihan Tuhan. Namun banyak orang yang menjadikan Tuhan sebagai kambing hitam atau sebagai "temper-temperan" orang yang kalah.
Memang benar Tuhan maha berkehendak, namun di bumi ini kita sebagai kholifah harus bertanggung jawab pada Dia sebagai sang Kholiq. Kita sudah dipercaya menjadi asisten-Nya untuk mengatur bagaimana seharusnya dunia ini makmur. Bahkan Tuhan tidak menuntut apa - apa kepada kita, Dia hanya menjanjikan sesuatu pada kita. Dia juga tidak bertambah kuasanya ketika kita menambah ketaqwaan kita, atau bahkan Tuhan tidak akan pernah berkurang kekuasaa-Nya ketika kita bejat sekalipun. Jadi walaupun kita protes terhadap Tuhan terhadap apa yang sudah digariskan, mungkin Tuhan hanya akan tersenyum melihat tingkah laku kita.

Perlu tindakan tegas

Kalau memang tidak ada niatan untuk melakukan eksekusi secepatnya, mungkin saya akan melakukannya. Karena saya sudah capek dengan janji dan retorika yang diberikan oleh mereka. Tanpa adanya i'tikad baik dengan cepat melakukan share dan pemecahan masalah. Karena saya rasa masalah saat ini sudah akut dan sudah tidak bisa ditunda lagi. Banyak keuntungan yang akan saya dapat, namun banyak pula kerugian yang akan saya peroleh. Saya hanya ingin menunjukan bahwa kami itu ada dan berani menghadapi semua resiko yang kami lakukan. Keyakinan yang ada pada saya dan teman-teman ialah kebenaran, jika kami membela tegaknya kebenaran meskipun pahit rasanya, Allah SWT akan memihak pada kami. 
Ada 4targetan yang akan kami terapkan, jika targetan tersebut tidak tercapai setelah ada forum yang terlalu lama kami menunggu, maka kemungkinan mereka juga sama bejatnya. Jika boleh tidak menggunakan rasional, mungkin mereka terkena "besek effect". Gejala - gejala itu mulai menjangkiti teman - teman dengan seiring luluhnya semangat yang ada pada kami.
Apakah hal - hal ini akan berlanjut terus? Terus domain individu saya seperti apa? Kekhawatiran yang saya pastikan sejak dulu memang sudah terbukti lama, namun saya tetap berpegang teguh dengan profesional dan azaz penyelamatan adek-adek. Jika hal ini dibiarkan terus menerus maka proses ideologisasi tidak jalan. Maka saya akan tetap melakukan apa yang saya yakini benar. Bagaimanapun resikonya, saya yakin Tuhan akan membimbing kami dan nurani serta konstitusi ialah yang menjadi pijakan kami untuk berbuat. Karena kami selalu meneriakan "Insan cita, itu kita!".

Tuesday, April 28, 2009

Suasana menyenangkan datang lagi

Hari ini memang tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Dalam benakku saya harus menghadapi macan fakultas untuk sekadar mempertanggungjawabkan apa yang tidak saya lakukan. Namun fitnah itu datang bertubi-tubi menusuk dari belakang, menggunting dalam lipatan. Apakah itu watak seorang kesatria? Tentu saja tidak demikian, karena watak kesatria adalah jantan dalam menghadapi masalah apapun. Saya datang ke kampus dengan Angga, seorang saudara yang lebih dari saudara yang selalu siap mati untuk saling membela saudaranya.
Tapi rencana ke sana kami urungkan setelah kami konsultasi dulu dengan punggawa fakultas pertanian terlebih dahulu. Karena kami harus mempersiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu termasuk berita acara dan surat pengantar yang diketahui oleh beliau.
Siang kami keluar dari ruangan beliau setelah kami banyak share tentang kemahasiswaan. Silaturrahmi semacam itu harus dikembangkan untuk menggapai ridlo Allah SWT. Dan secara sadar pasti manfaat dari silaturahmi akan kita rasakan. Makanya setelah saya dari sana saya ajak Bendum dan Ketua bidang PA yang kebetulan pada saat itu ada di kampus silaturahmi ke salah satu dosen di kampus. Dosen tersebut harus mengajar dahulu sehingga saya harus menunggu di luar bersama Bendum. Namun kabid PA harus ikut kuliah dosen tersebut. Daripada manyun di Jurusan orang lain, saya main ke Laboratorium tempat penelitian temen saya yang saat itu lagi gundah gulana menghadapi kisah cintanya yang lagi ruwet. Sementara Bendum pergi Sholat dahulu.
Setelah perkuliahan selesai, saya di SMS bahwa beliu sudah keluar. Maka saya langsung menghadap, namun kami juga harus antri juga. Beberapa saat kemudian kami masuk dan menceritakan maksud kedatangan kami. Sambutan hangat diberikan sama beliau dan banyak saran yang diberikan tentang bagaimana seharusnya hidup.
Karena dari pagi beraktifitas padat maka perut ini rasanya minta diisi makanan. Saya senang sekali waktu makan, karena saya makan dengan orang-orang yang saya cintai. Kami makan di KOPMA. Sepanjang jalan kenangan kami berjalan dari FP ke KOPMA bersama pengurus BEM FP UB 2007-2009 M.
Suasana menyenagkan itu datang lagi saat itu. Penuh canda tawa cerdas khas kepengurusan saya. Apalagi makan siang tadi bersama orang yang sangat saya cintai. Apakah dia tahu ataukah tidak tahu? Saya yakin Allah SWT akan selalu memihak kepada orang - orang yang selalu berjalan di Jalan - Nya.

Analisa Sosial 2009

Selesai sudah akhirnya Analisa Sosial 2009. Serasa dalam pengasingan saja ketika saya ada di sana dengan bejibun kegiatan yang membutuhkan pemikiran. Tidak hanya menganalisa saja tapi juga dengan bakti sosial juga. Kegiatan yang dilaksanakan termasuk pengajian, pengobatan gratis, bazar pakaian murah, pelatihan ibu PKK dan out bond di Modangan. Dengan jumlah peserta yang banyak dan fasilitas yang tidak memadai membuat kami harus kelimpungan memaksa diri untuk bisa adaptasi di dusun yang sangat jauh dan terpencil serta pinggir lagi. Bisa dibayangkan satu RW saja yang mempunyai kamar mandi yang layak hanya 3 rumah saja. yang lainnya hanya ala kadarnya saja. Dinding kamar mandi dari semak-semak atau tanaman perdu yang membuat kami tidak tega mandi di sana. "Belik" semacam sumber air bersih yang digunakan untuk mandi dan mencuci juga masih banyak di sana. Belik ini malah lebih parah lagi, tidak ada penghalang sama sekali sebagai penghalang mata memandang aktivitas di sana. Transportasi umum juga tidak ada di sana, jalan yang terjal dan becek waktu hujan menjadi pemandangan yang wajar di sana. Masyarakat dengan tingkat pendidikan yang masih rendah juga berbanding linier dengan taraf ekonomi di sana. rata - rata berpendidikan rendah, tidak lulus SD serta keadaan ekonomi yang tidak bisa dikatakan sejahtera.
Namun hal ini tidak membuat masyarakat sana berpangku tangan pasrah kepada Allah SWT menghadapi kondisi demikian. Mereka dengan sadar menyekolahkan anaknya ke sekolah SD dan SMP satu atap yang jaraknya sekitar 5 km dan ditempuh dengan jalan kaki. Di sana tidak ada sepeda karena medan tidak mendukung. Ada sepeda motor, namun hanya beberapa saja yang punya, itupun kalau mau beli bensin harus pergi ke kecamatan dahulu.
to be continue . . .masih banyak cerita lagi alainya yang lebih seru,,,

Tuesday, April 21, 2009

Kartini's days

April, 21st is Kartini's days. She is paragon whose give us precedent. There many good example which has given to all. We must be proud with her hassle to face colonizer. She is women whose keep spirit to all women in our country. Keep spirit to struggle for better Indonesia.

Friday, April 17, 2009

Go to finish minor thesis

Slow but sure is statement which be necessaries to finish my minor thesis. Step by step I'll do the finish data. Start from the number, grade of apple, number and wide of lief, number of branch, Primer, sub primer and sub sub primer branch, humidity, value of photosyintesis, etc...
The fact it too dificult but I can enjoy it. If it have been done hard will be interest.

Meet with my lecture

I have meet with my lecture in Agriculture Faculty, Brawijaya University. There are many theme to discuss together. We share about our condition and our wish in this organization. We told our activity to increase our ability in Academic and organization zone. Commonly, they advice us to soon finish our study in campus. The main set like that given to us always.

Thursday, April 16, 2009

Sakri wait me

Sakri wait me. . . .

Silaturahmi

Kemarin saya silaturrahmi dengan kakanda-kakanda yang ada di kampus. Awalnya saya pingin ada yang menjadi menjadi mediator untuk agenda tersebut. Namun harapan tinggalah harapan, saya ke sana hanya dengan adinda-adinda saja. Sangat welcome mereka menyambut kami. Friendship is faced to us. We discuss about how to progress our organization, cadre and all about activity which make us to be survive. We were meted with Mr. Zainal and Mr. Joko. There many advice which they given to us.
Today we will silaturrahmi again because it can make friendship between cadre and alumni.

Wednesday, April 15, 2009

Tidah habis pikir

Aku tidak berpikiran sampai sejauh itu. Ternyata ada orang yang lebih buruk kelakuannya daripada binatang. Dan mengapa hal ini terjadi pada orang yang seolah-olah dan seakan-akan dekat dengan aku.
Semoga Allah mengampuni dan memberi hidayah pada dia. Amiiin

Monday, April 13, 2009

Datang lagi

Kekesalan yang dulu pernah datang dalam diriku seolah hilang dengan proses yang sangat panjang yang telah kulalui dengan susah payah nan penuh kesabaran. Namun tiba-tiba saja hal itu datang lagi dengan tekanan yang lebih berat ketika aku tidak menginginkan hal seperti ini datang lagi. Sudah sangat parah luar biasa untuk bisa ditolak. Saya melihat sendiri bukti otentik yang menyebabkan saya begitu kuat untuk kesal padanya bahkan kalau saya boleh mengutuk, akan saya kutuk sejadi-jadinya. Ada tanda tangan serta stempel resmi yang membuat saya menulis demikian.

Friday, April 10, 2009

Hasil Quick Count Pemilu Legislatif 2009 (Update)


Pemungutan suara legislatif 2009 telah selesai dilaksanakan hari Kamis, 9 April 2009. Apabila Anda ingin mengikuti hasil quick count (penghitungan cepat) dari lembaga survey serta hasil resmi dari KPU maka bisa mengikuti lewat informasi berikut ini.

Quick Count

reportQuick count menampilkan partai dengan jumlah suara terbanyak beserta persentasinya. Menggunakan metode multistage random sampling. Total sample dua ribu Tempat Pemungutan Suara(TPS). Margin of error plus minus 1 persen. Quick count bukanlah hasil akhir sebenarnya dari pemilu, melainkan hanya perkiraan saja.

Ranking Penyelenggara Survei
LSI (1) LSN LSI (2) CIRUS
1 Demokrat 20,46% Demokrat 20,22% Demokrat 20,34% Demokrat 20,61%
2 PDIP 14,41% Golkar 14,79% Golkar 14,85% Golkar 14,57%
3 Golkar 13,98% PDIP 13,98% PDIP 14,07% PDIP 14,26%
4 PKS 7,84% PKS 7,37% PKS 7,82% PKS 7,45%
5 PAN 5,74% Gerindra 6,51% PAN 6,07% PAN 5,8%
6 PPP 5,23% PPPP 5,33% PPP 5,29% PKB 5,63%
7 PKB 5,18% PAN 4,97% PKB 5,20% PPP 5,31%
8 Gerindra 4,59% PKB 4,62% Gerindra 4,20% Gerindra 4,27%
9 Hanura 3,72% Hanura 3,43% Hanura 3,49% Hanura 3,5%
10 PKNU 1,45% PKNU 1,85% PBB 1,65% PKNU 1,56%
11 PBB 1,83% PKPB 1,55%
12 PKPB 1,36% PKNU 1,37%
13 PDS 1,19% PDS 1,31%
14 PBR 1,07% PBR 1,29%
15 PDP 1,03% PPRN 1,14%
16 PPRN 0,85% PKP 0,99%
17 PDK 0,72% PDP 0,84%
18 PPPI 0,65% Barnas 0,81%
19 Patriot 0,65% PPPI 0,69%
20 PKPI 0,62% PRN 0,64%
21 RepublikaN 0,59% PPD 0,63%
22 Barnas 0,52% PDK 0,59%
23 PNBK 0,52% Patriot 0,57%
24 PPD 0,5% PNBK 0,49%
25 PKDI 0,48% Pakar Pangan 0,44%
26 PMB 0,46% P Kedaulatan 0,41%
27 PIS 0,4% Pelopor 0,40%
28 P Kedaulatan 0,39% PMB 0,35%
29 PPI 0,38% PKDI 0,35%
30 PNI Marhaen 0,38% PNI Marhaen 0,34%
31 Pakar Pangan 0,35% PPI 0,34%
32 Partai Buruh 0,33% PIB 0,29%
33 PIB 0,32% PIS 0,29%
34 PPDI 0,31% PPDI 0,23%
35 Pelopor 0,3% Partai Buruh 0,22%
36 Partai Merdeka 0,26% Partai Merdeka 0,17%
37 PSI 0,25% PSI 0,17%
38 PPNUI 0,24% PPNUI 0,13%






















































Keterangan:

LSI (1): Lembaga Survei Indonesia
LSN : Lembaga Survei Nasional
LSI (2) : Lingkaran Survei Indonesia
CIRUS : CIRUS Surveyors Group

Hasil Sementara Pemilu 2009

Thursday, April 09, 2009

Contreng

Hari ini Pemilu digelar. Banyak masyarakat yang menggunakan hak pilihnya untuk diaspirasikan melalui pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Saya melihat aktifitas warga yang lagi mau nyontreng sangat antusias. Panitia juga sangat bersungguh-sungguh demi suksesnya Pemilu kali ini. Dengan memakai seragam batik, TPS 15 di Kelurahan Ketawanggede, Lowokwaru, kota Malang menunjukkan keseriusan mereka.
Sayang, di sini (Malang, red) saya tidak dapat undangan dari KPPS untuk bisa mengaspirasikan suara saya. Rencananya saya akan pulang, namun apa daya. Tuhan berkehendak lain. Bukan tujuan saya untuk menjadi Golput, tapi memang KPPS sini tidak mengundang saya. Waduhhhh...tidak bisa ikut merasakan pesta demokrasi. Banyak sekali SMS yang masuk dari teman-teman untuk menggunakan hak pilih saya. Ada yang menghimbau untuk mensukseskan pemilu, atau sekadar guyon maton, ada juga yang mengajak milih Pojok Kanan ataS (PKS, red). Tapi di dunia maya banyak yang bikin guyonan, pilih Pojok Kanan Baliknya,,,aneh kan?Memang saya akui bahwa iklan partai di TV bisa mendongkrak kepopuleran partai. Tengok saja Partai Gerindra yang meskipun partai pendatang, namun menurut survey bisa menempati posisi urutan 5 besar. Bahkan mengalahkan PAN yang sudah lama melalang buana di bumi Indonesia. Terlepas lembaga survey ini valid atau tidak ya, karena ada indikasi bahwa lembaga ini disokong oleh salah satu partai. Kita tunggu saja, perubahan apa yang akan terjadi, namun saya berharap perubahan yang lebih baik tentunya. Amin....

Wednesday, April 08, 2009

PDAM

Kemarin tukang PDAM itu datang dengan wajah ganas.

Monday, April 06, 2009

Keterpaksaan - biasa

Sebenarnya hari ini merupakan hari yang sangat menentukan bagi saya dalam urusan penelitian. Mungkin sudah menjadi takdir bahwa hari ini saya harus menghadap ke dosen untuk melaporkan sampai sejauh mana penelitian saya. Progress report harus selesai hari ini. Memang harus saya paksakan ketika lidah ini berkata bahwa hari ini saya harus menyelesaikan data dalam bentuk matrik. Keterpaksaan akan menjadi biasa, dan biasa akan menjadikan kebahagiaan.

Monday, March 30, 2009

Semangat dari mana - mana

Sebenarnya semanagat itu datang dari mana - mana, namun kenapa sampai saat ini masih mandeg. Stagnan, ya kata itu yang selalu saya gunakan untuk menjawab setiap pertanyaan tentang penelitian saya. Kemarin juga saudaraku yang datang dari Ngawi menayakan kapan selesai kuliahnya. Aku jawab saja kuota wisudanya habis,,,tapi apa jawabnya???hahahah. . . Alasan thok ae,,emang sih, saking pusingnya kali ya...penelitian dari 8 bulan yang lalu belum kelar2, apalagi masih berhenti ngurusi data. Ya Allah,,,mudahkanlah segala urusanku.

Thursday, March 26, 2009

Kakanda yang lagi belajar dari jauh

Malam kemarin saya kaget hampir saja tidak percaya. Orang yang belajar di negara nan jauh di sana tiba - tiba saja memberhentikan sepeda motornya di depan kontrakan. Didampingi dengan sang istri yang lagi menggendong putri kesayangannya, yang baru dicium setiba dari Jerman beberapa hari yang lalu. Sungguh peristiwa mengharukan jika kita bisa membayangkannya. Malam kemarin, kakanda yang lagi belajar untuk meraih gelar S-3 nya di luar negeri tersebut datang ke tempat yang dulu menjadi kawah candra dimuka sehingga beliau seperti saat ini.
Banyak cerita dan nasehat yang disampaikan kepada kami semua. Hal ini membuat kita semakin sadar bahwa kita ini hanyalah dan bukan kita adalah. Juga membuat tekad dan keinginan untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi semakin tinggi pula. banyak oleh - oleh yang dibawa. Memang ilmu lebih berharga dibandingkan materi dan atau hanya sekadar kudapan saja. Semoga Allah memihak.

Tuesday, March 24, 2009

Kampus

Sudah lama saya tidak ke kampus, meskipun satu minggu saya sebut lama, mengingat aktifitas saya sebelumnya. Banyak SMS dan pertanyaan yang datang ke saya, mengapa saya jarang kelihatan di kampus? Dari comment di FS, FB, SMS dan beberapa media komunikasi lainnya yang saat ini merebak mewarnai belantika media komunikasi di dunia. Ternyata aktifitas saya masih seperti dulu, tanda tangan proposal dan LPJ yang bejibun. Ternyata tanda tangan ku masih dicari juga.
Tapi ada kejadian lucu kemarin waktu aku ke kampus, aku kesandung di jalan masuk menuju gedung BP, SOSEK Tanah. Meski sakit aku tahan, pura-pura gak sakit, kalau ada yang tahu lak yo isin ta aku...baru satu minggu aja gak ke kampus sudah lupa kalau di situ ada pancang besi. Kaki jadi memar setelah sampai di kontrakan.
Tapi kok aneh, rahasia kok ditulis,,,heheh. Kemarin pura2 gak sakit, sekarang malah ditulis...Tapi yang tahukan cuman dikit, So . . .Take it easy

Sunday, March 22, 2009

Caleg

Sebenarnya satu minggu yang lalu ketika saya di rumah, tidak ada niatan pulang. Namun sepertinya Allah menghendakinya. Saya membantu mbak saya untuk maju jadi dewan legislatif pusat, melalui DPR-RI dapil Jatim VII. Mbak Ratna Barata Munti, S. Ag, M. Si. Dari partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P). Nomor Urut 3. Didukung oleh semua pihak, terutama organ keperempuanan. Karena mbak Ratna memperjuangkan gender dan semua tentang keperempuanan. Beliau memang aktif jadi presidium nasional Koalisi Perempuan Indonesia (KPI).
Semoga beliau bisa jadi dan akan terus berjuang. Kalau punya hak pilih di sana, pilihlah belia, bukan karena partai, tapi karena personnya yang dengan niatan lurus terus berjuang di jalan kebenaran.

Thursday, March 12, 2009

Kepalsuan


Jika kita dalam sebuah kenyamanan yang luar biasa, hidup penuh dengan kesesuaian hati. Pastilah sangatlah menyenangkan. Namun jika itu hanya sebuah kepalsuan. Sungguh sangat menyakitkan. Hari ini merupakan Hari Lahir HMI ke - 64 H. Sebuah perjalanan yang panjang buat sebuah organisasi. Tak ayal lagi HMI menjadi organisasi kemahasiswaan tertua sekaligus menjadi organisasi terbesar di Indonesia. Dengan menyandang status tersebut, organisasi ini banyak mengalami masa puncak maupun masa terpuruk laiknya gelombang longitudinal. Yang menjadi pertanyaan saat ini ialah sekarang ini HMI pada posisi yang mana? jawaban itu bisa diketahui dengan melihat segala aktifitas kader-kadernya. Sudah bisa membeeri manfaat buat masyarakat atau belum. Yang terjadi banyak yang menutup-nutupi kelemahan buat kader-kader muda. Parahnya kader tersebut tahu kondisi malah dari orang luar. Hal ini akan termaindstreamkan pada mereka bahwa seperti ini ya kondisi yang seharusnya. Mikul nduwur mendem njero.

Tuesday, March 10, 2009

Ibu kontrakan


Meski aku tidak kenal dengan ibu kontrakan, namun segala aktifitas gerak dan semua yang dia lakukan membuat aku deg - deg syer. Takut ditagih dan disuruh cepet melunasinya. Sekitar 2,5 bulan yang lalu, pernah saya diberikan janji oleh orang untuk tidak memikirkan masalah ini. Ada semacam kontrak tidak politis waktu itu. Karena aku orang yang mudah percaya pada seseorang, bahkan sama agama juga lho dulu. Waktu kecil aku paling takut kalau tidak sholat, tidak puasa dan tidak melaksanakan ibadah lainnya. Ibadah mahdzoh maupun ghoiru mahdzoh.
Seiring berjalannya waktu, tidak sampai satu setengah bulan, seolah lupa akan janji dan status. Dengan mudah dia berucap kata-kata yang bertentangan dengan janji maupun ucapannya. Aku hanya diam saja dan mengikuti kata hati tanpa kata.
Hari ini, air mata menetes di pipi ketika ada SMS yang isinya mau pinjaem uang. Padahal saya sendiri sudah 2 hari ini hanya ada uang Rp. 1.500,00. Aku juga heran, kenapa dengan uang itu kok bisa bertahan 2 hari. Saya tidak minta makan, uang bahkan apapun kepada orang lain. Namun uang itu sampai sekarang masih utuh. Benar kata orang 'alim bahwa rejeki makan, sandang dan papan itu merupakan rejeki mutlak yang diberikan kepada setiap makhluk yang bernapas. Aku juga bisa berempati dengan dia, namun aku belum bisa berbuat banyak. Ya Allah kuatkan diriku dan jadikan saya tetap istiqomah di jalan-Mu.

Berat pegang janji

Memang namanya juga manusia. Tempat salah dan lupa, maka saya juga memakluminya. Teman-teman bahkan sudah berubah status sebagai saudarapun juga manusia. Maka banyak yang lupa akan janji atau hal yang pernah diucapkan. Entah lupa atau mereka pura-pura tidak tahu.

Monday, March 09, 2009

Mungkin saja

Mungkin saja saya hari ini ada seorang yang gak paham dengan saya dan benci ke aku. Tapi aku gak peduli karena aku yakin apa yang saya lakukan ialah benar.

Sunday, March 08, 2009

Mana yang pernah diucapkan?

Benar ternyata, apa yang pernah saya utarakan dahulu. Bukan karena apa - apa, tapi sebuah taqdir yang menjadikan saya seperti sekarang ini.
Nyambung gak sich dengan judulnya,,,...

Jika Hati Nurani Diam

Seandainya saja hati nurani dituruti, mungkin tidak akan seperti ini jadinya. Pengorbanan kalau dihitung pengorbanan mungkin akan berat, tapi kalau dianggap sebagai pengabdian akan lain ceritanya.

Saturday, March 07, 2009

Mie Ayam Cak Kribo

Aku ke sana karena ada rekomendasi dari temenku. Dengan modal dibawah 10.000 rupiah, saya bisa menikmati mie ayam istimewa di Blimbing. Sebenernya tidak ada unsur kesengajaan lo saya ke sana. Kemarin waktu saya nganter teman saya ke terminal Arjosari, pulangnya saya melihat spanduk mie ayam cak Kribo. Langsung aja saya teringat omongan teman saya. Dia dapat informasi itu dari kaskus, dan sayapun udah buka treatnya di kaskus. Penasaranku hilang ketika saya sudah makan di sana. Sebenarnya tidak begitu istimewa, namun saya penasaran saja.
Saya melihat di warung tersebut sangat menjaga kebersihan, namun cara yang digunakan tidak membuat saya nyaman. Masak yang jadi cleaning service, receptionist, koky dan kasir dilakukan cuma satu orang. Jadi malah terkesan jorok. Setelah membersihkan lantai, lalu masak dan melayani konsumen yang malakukan pembayaran...Memang sistem dagang bakso, atau memang sistem itu diambil dari warung ini ya?

Kajian keperempuanan

Sungguh kemajuan yang luar biasa ketika kemarin Kohati melakuakn kajian tentang keperempuanan. Pemateri dari Kohati Cabang Malang tahun lalu dan banyak peserta yang bisa ikut serta. Ternyata benar pikiranku, sangat beda yang ditunjukan kohati ketika dalam forum bebas dengan forum khusus perempuan. Memang perempuan susah dimengerti, atau aku yangterlalu goblok ya...? Mungkin saya yang guoblook dan menjadi manusia bodoh ketika gak tahu tentang perasaan perempuan. Setahuku hatinya perempuan yang harus kita sentuh jika ingin mengerti dia.

Friday, March 06, 2009

Bahagialah orang yang pakai logika

Sepertinya aku baru sadar dari tidurku. Jadi selama ini saya masih memakai perasaan saya dalam setiap langkahku.

Thursday, March 05, 2009

Semedi di Sengkaling

Aku paksakan untuk duduk di depan komputer. Meskipun aku gak tahu dengan apa yang harus aku lakukan, tapi aku tahu bahwa yang aku lakukan merupakan bagian dari tahapan penyelesaian penelitian.
Hampir 38 jam aku di sana. Semoga menjadi berkah. . .

Tuesday, March 03, 2009

Tamu - tamu dari Ngawi

Kalau sudah ketemu dengan teman-teman lawas, rasanya seperti kembali pada masa lalu saja. Hampir bersamaan ada dua gelombang yang datang ke Malang. Pertama temen-temen yang mau membentuk LSM perlindungan konsumen, yang aku tahu sudah dapat akta notaris kemarin, dan satunya temen satu bangku waktu SMU. Dia lagi labil gara - gara diputus Ceweknya. Dia kuliah di Surabaya, dia datang ke Malang gara - gara cuma mau minta nasehat aku saja. Emang saya ini dewan penasehat?Aneh-aneh saja temanku ini, namun ini yang terjadi.

Sunday, March 01, 2009

Besuk orang sakit di Kediri

Kemarin lusa saya dapat SMS dari Cacak saya yang mau mengajak besuk ibunya Cak Yoko yang lagi sakit di Kediri. Berangkat ke sana pukul 09.00 dan sampai sana Dhuhur. Kami langsung ke masjid agung Kediri, karena biar tidak tersesat Cak Yoko jemput di sana. Setelah ketemu, bukan langsung ke RS, tapi kami ngobrol lama banget, maklum dari lintas generasi, lintas budaya, lintas segalanya jadi satu di sana. Diskusi tentang keintelektualan sampai kejadian ringan sehari - hari menjadi pembicaraan kami. Kemudian kami makan di warung sate ayam pak Siboen di deket alun - alun Kediri. Uenakkkk....to be continued,,

Friday, February 27, 2009

Perjuangan penelitian

Rencana pergi ke Batu dalam rangka penelitian sebenarnya sudah ada sejak hari rabu yang lalu, namun karena banyak sesuatu kendala sehingga pada hari ini baru terlaksana

Rapat harlah

Harus dimulai sekarang, saya bilang demikian pada panitia yang mau rapat. Budaya disiplin harus kita mulai dari sekarang, untuk hasil kita tunggu saja. Yakinlah. . . .

Wednesday, February 25, 2009

Kajian Rutin HMI

Strategi Jitu Sukses Akademis dan Organisasi1)

Joko Widodo2)

Menjadi mahasiswa merupakan sebuah anugerah, apalagi menjadi mahasiswa di republik ini. Mahasiswa tergolong kelompok minoritas dan elite. Mayoritas lulusan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) tak mampu melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN), bahkan ke PT swasta (PTS) kecil dan murah sekalipun.

Status kita saat ini adalah mahasiswa, secara social – psikologis tentulah sangat bergengsi. Akan tetapi janganlah berlama-lama menikmati kebanggaan ini. Status kelompok elite ini tak perlu pula disombongkan. Ketika kita berada di atmosfir kampus yang kita alami saat ini, kita pasti tahu, masih sangat banyak lulusan SLTA yang mampu memasuki PT dalam/luar negeri yang jauh lebih bagus dan bergengsi daripada kita. Kita berada dalam sebuah arena pertarungan yang pasti sangat sengit, seru, asyik, dan melelahkan.

Nah, agar kita bisa meraih hasil yang optimal dan lulus tepat waktu serta punya keunggulan disemua bidang, perlu strategi jitu yang ampuh untuk mewujudkannya, diantaranya ialah :

Pertama, harus memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Konsekuensinya, harus selalu rajin bertanya, baik melontarkan pertanyaan-pertanyaan informatif maupun pertanyaan-pertanyaan kritis dan skeptis. Selama ini sangat banyak mahasiswa yang suka mencari-cari alasan, tak membaca karena harga buku mahal. Padahal, di perpustakaan – perpustakaan komisariat, jurusan, fakultas, universitas, kampus-kampus lain, dan di perpustakaan umumpun sangat banyak. Selanjutnya untuk memperkaya kosa kata dan pengetahuan umum, kita harus rajin membuka berbagai kamus umum dan khusus serta ensiklopedia. Harus tekun mengikuti perkembangan daerah, nasional, dan internasional dari berbagai media massa.

Kedua, harus mampu menentukan skala prioritas kegiatan sehari-hari. Prioritas pertama dan terutama pastilah kegiatan akademik, yakni kuliah, berdiskusi (formal dan informal), mengerjakan tugas-tugas, membaca serta mencari bahan-bahan rujukan dari sumber-sumber lain

Biasakan menyelesaikan tugas kuliah sebelum tenggat waktu tiba. Kerjakanlah apa yang dapat dikerjakan sekarang, sebab nanti kita tak tahu apa yang terjadi. Jangan pernah mengeluh terhadap tugas-tugas yang diberikan tiap dosen tiap minggu. Ini konsekuensi logis pilihan kita sendiri.

Prioritas kedua tentulah aktif berorganisasi. Pengalaman berorganisasi selama kuliah sangatlah besar manfaatnya kelak, terutama ketika kita sudah bekerja. Karena bekal yang kita peroleh ketika berorganisasi menjadi sebuah alat serta senjata yang mutlak kita butuhkan.

Ketiga, harus idealis (bercita-cita tinggi) dan berperilaku baik. Harus dibiasakan hidup dengan sportif, jujur, disiplin, berani, sopan, rendah hati, ramah kepada siapapun, dan bersikap kritis. Harus berani berkata jujur kepada siapapun. Sebagai insan akademik, perlu dibiasakan penerapan komunikasi konteks tinggi (bicara terus terang, langsung ke tujuan). Harus disiplin, baik yang menyangkut manajemen waktu dan kegiatan, mampu berbahasa nasional, internasional, dan daerah dengan baik, dan benar, menjaga kesehatan jasmani, rohani, emosi, dan sosial.

Keempat, harus peka terhadap lingkungan, mulai dari lingkungan terdekat dan terkecil hingga lingkungan terjauh dan terbesar. Harus tanggap terhadap lingkungan alam dan sosial. Contoh kecilnya, selalu menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan. Juga harus tanggap terhadap situasi dan perkembangan negara kita.

Kelima, harus rajin dan jangan pernah sungkan berkomunikasi dengan dosen-dosen di fakultas/jurusan/PS (don’t be afraid to make a mistake). Oleh karena jumlah mahasiswa terlalu banyak, komunikasi dan pendidikan berlangsung massal. Jadi, kita harus rajin berdiskusi informal dengan para dosen/asisten di luar jam kuliah. Berakrab dengan para dosen sama sekali bukan dalam rangka menjilat. Agar dosen mau menerima dengan senang hati, maka kita haruslah selalu tampil dan berpakaian rapi dan bersih, dan beretiket (bersopan santun). Ini termasuk komunikasi nonverbal. Penampilan, dandanan dan pakaian yang kita kenakan tergolong pesan nonverbal. Kesan pertama orang lain terhadap kita pastilah ditentukan oleh penampilan fisik (luar), terutama dandanan, busana, cara berpakaian, dan gerak tubuh. Sebelum menjadi pembicara yang baik, Anda terlebih dahulu harus menjadi pendengar yang baik (cepat menyimak dan perseptif).

Keenam, Biasakanlah berpikir positif terhadap siapapun dan apapun. Jadikanlah selalu tiap pengalaman sebagai guru terbaik, baik pangalaman baik (sukses) maupun pengalaman buruk (gagal), baik pengalaman sendiri maupun pengalaman orang lain.

Ketujuh, perlu belajar wirausaha, baik teori maupun praktiknya (banyak sekali peluang di PT). Jangan pernah menjadikan kemiskinan sebagai alasan untuk tidak kuliah atau tidak jadi sarjana.

1). Disampaikan pada Kajian Rutin HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian UB tanggal 24 Pebruari 2009 di Hall Room Komperta UB

2). - Ketua Umum HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian UB periode 1429 – 1430 H / 2008 – 2009 M

- Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa FP UB Periode 2007 - 2008

- Mahasiswa Berprestasi FP UB tahun 2007

Tuesday, February 24, 2009

gejolak di hati

Ketika saya dapat SMS untuk datang di seminar hasilnya adik tingkat, rasanya hati ini terlecut untuk segera menyelesaikan penelitianku. Aku datang ke kampus sekalian mau ngadep dosen, meskipun saya paksakan semoga hal ini manjadi step untuk penyelesaian penelitianku.
Saya bilang kepada dosenku bahwa bulan Maret 2009 saya sudah ujian. Hal ini sudah menjadi targetan saya, meskipun agak berat. Tapi aku yakin semua bisa saya lewati.
Sorenya ada rapat presidium membahas kepengurusan, harlah HMI dan Musyawarah KOHATI. Alhamdulillah, meskipun hujan deras rapat tetap bisa dilaksanakan setelah 30 menit dari jadwal yang direncanakan.

Sunday, February 22, 2009

Team bedah komisariat

Seperti team bedah rumah saja

Saturday, February 21, 2009

Kerja team

Sebenarnya apa sich yang dibutuhkan dalam dunia kerja itu?Apakah cukup kepandaian atau kepintaran saja. Ternyata tidak, lebih penting lagi ialah sikap mau kerja team.

Wednesday, February 18, 2009

Ke Batu lagi


Entah sudah berapa lama saya tidak ke Batu. Tapi kemarin saya ke Batu dengan niatan melanjutkan pengamatan yang sudah lama mangkrak. Dengan membawa luxmeter namun sendirian saya berangkat ke sana. Meski saya sendiri saya bareng dengan sisa semangat yang selama ini hilang. Apalagi luxmeter tersebut ternyata tidak bisa digunakan, angka yang tertera tidak bisa berubah. . .
Di tengah kebun saya dapat SMS penambah semngat, dari manakan SMS itu?

10 tanda kecanduan facebook

Sejak diluncurkan 4 Februari 2004, situs jejaring sosial facebook telah memikat jutaan hati penggunanya. Mulai siswa sekolah, ibu rumah tangga, selebriti, hingga politisi, kini memiliki jejaring sosial facebook. Berkat kemajuan teknologi, kini kita pun dapat memperbarui status facebook dan mengomentari foto setiap saat. Rasanya, kini ada yang kurang bila setiap hari tidak masuk ke situs ini dan melakukan aktivitas "facebook-ing". 

Manfaat facebook memang tak cuma untuk pergaulan, tapi juga sarana komunikasi, mencari pekerjaan, hingga kampanye. Sayangnya kesibukan mengutak-atik facebook membuat banyak orang kini lebih banyak menghabiskan waktu ketimbang bekerja. Tak heran bila banyak perusahaan yang mulai menerapkan kebijakan mengeblok situs ini di kantor. Sebuah penelitian juga menunjukkan adanya kaitan antara facebook dengan meningkatnya angka perceraian di Inggris dan Australia.ADVERTISEMENT
 


Nah, apakah Anda termasuk dalam orang yang hidupnya mulai dikendalikan facebook? Simak 10 tanda berikut ini.

1. Facebook telah menjadi homepage internet di komputer atau laptop Anda.

2. Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman.

3. Daftar teman Anda sudah melebihi angka 500 orang dan setengahnya hampir tidak dikenal.

4. Bila sedang jauh dari komputer, Anda mencek facebook melalui BlackBerry, iPhone, atau ponsel pintar lainnya.

5. Rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.

6. Anda mengubah profile foto lebih dari 12 kali.

7. Anda membaca artikel ini sambil mencek facebook.

8. Anda membersihkan "wall" agar terlihat sudah lama tidak masuk ke fb.

9. Anda menjadi anggota lebih dari 10 grup dan merespons setiap undangan meski sebenarnya tak berminat.

10. Anda mengubah status hubungan hanya untuk meningkatkan popularitas di facebook.

Saturday, February 07, 2009

Kembali Semangat


Semangat itu datang kembali setelah lama pergi. Bahkan sepatu yang biasa saya pakai sudah ditumbuhi jamur, sehingga butuh waktu yang lama ketika saya mau menyemirnya. Bahkan sampai dapat gojlogan dari warung depan kontrakan, pak Toto. Saya harus berangkat ke kampus untuk segera menyelesaikan skripsiku. Sudah berapa bulan tidak ada progress sama sekali. Apalagi pagi kemarin saya dapat SMS dari dosen untuk segera menyelesaikan penelitian tersebut. Apalagi ketika hasil ngopi bermanfaat tadi membuat semangat itu datang kembali.
Sampai di kampus, tidak banyak yang berubah. Papan pengumuman masih berdiri kokoh di depan jurusan namun tidak ada pengumuman baru yang tertempel, hanya pengumuman - pengumuman usang yang tak layak tampil. Orang - orang masih sibuk mondar - mandir di Jurusan dengan setiap urusannya masing - masing. namun dosen yang saya harapkan belum muncul - muncul juga. Akhirnya saya hot spotan aja di Jurusan. Lama sekali sampai waktu Jumatan tiba pun saya masih belum bisa menemui dosenku. Mungkin Tuhan belum memihak. Temanku yang janjian mau ketemu jam 9 juga belum nongol batang hidungnya.
Saya Jumatan di masjid Rois Dahlan dekat komisariat. Jadi harus jalan cepat ketika pulang dari kampus, karena saya pulang sudah terdengar ngaji di masjid - masjid. Di komisariat tidak langsung berangkat namun harus diskusi dulu. Apakah najis itu membatalkan wudlu? Eker - ekeran, bantah bantahan dan bermain logika untuk mempertahankan pendapatnya antara iya dan tidak. Namun dalam Islam tidak seperti ini dalam menjawab pertanyaan. Ada fikihnya sendiri - sendiri.
Habis Jumatan, orang tua temen satu kontrakan datang. Dia menjenguk temenku yang lagi sakit infeksi. Banyak yang kami obrolkan tentang kuliah, budaya, politik dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun selalu ditanyakan kepada kami tentang pekerjaan orang tua, dan sebelum dijawab beliau sudah menebak dengan posisi pekerjaan. Apakah di Pemkab, Pemda, dsb. Hal ini membuat aku ilfil dengan beliau. Namun inilah realitas hidup yang selama ini ada di sekeliling kita.
Setelah itu saya ke kampus lagi menemui dosen harapannya. Namun tidak ketemu lagi karena 3 menit yang lalu baru saja keluar. Alhamdulillah say aketemu dengan pak Kirno sebagai ketua Lab SDL. Saya mau minjem lux meter untuk minggu depan.
Aktivitas kampus memang bikin capek, namun hal itu tak mengurangi semangat saya untuk Raker. Raker kali ini dihadiri oleh 17 pengurus, hal ini bisa menunjukan ada komitmen yang tinggi dari pengurus untuk membuat program kerja.
Waktu mau selesai raker, pengurus yang datang dari Gresik datang. Dia baru aja datang bukan karena unsur kesengajaan, namun karena kondisi yang mengharuskan demikian. Sambil membawa oleh - oleh dia banyak ngobrol dengan bidangnya dan pengurus lainnya. Setelah dari perjalanan jauh dia kelaparan, maka dia ngajak beli nasi goreng mawut. Beli dua untuk dia dan saya di pak Madura yang mangkal di perempatan. Saya mengantar dia pulang ke kost.
Semoga Allah memihak. . .

Friday, February 06, 2009

Ngopi Bermanfaat

Sudah menjadi rahasia bagi orang - orang yang sering braktifitas malam bahwa ngopi merupakan kegiatan yang efektif untuk menghasilkan keputusan - keputusan penting. Semua permasalahan baik yang berat maupun ringan bisa diobrolkan dalam aktivitas yang satu ini. Urusan yang sangat vitalpun kadangkala bisa dikemas dalam suasana yang sangat santai namun sangat efektif hasilnya. Disadari atau tidak, banyak orang yang menggunakan aktivitas ini menjadi kegiatan yang terkesan santai tapi sangat pas buat lobying atau deal - deal politik lainnya atau hanya sekadar mengobrol santai pelepas beban.
Saya punya istilah sendiri untuk aktivitas ini, yaitu ngopi bermanfaat. Tidak sengaja saya sebut demikian ketika waktu itu saya komunikasi dengan temanku dari UMM via SMS. Setelah beberapa waktu berikutnya dia SMS untuk mengajak ngopi bermanfaat. Saya jadi ingat apa yang tleah saya istilahkan waktu kali pertama SMS dengan temanku tadi. Jadi pingin tertawa saja kalau mengingat kejadian itu.
Malam tadi saya diajak untuk ngopi bermanfaat oleh temanku tersebut. Alhmdulillah bisa menambah wacana, persaudaraan, motivasi dan banyak lagi manfaat lainnya. Ngalor ngidul tapi terarah dengan kemasan yang apik sehingga bisa menimbulkan semangat baru untuk mengisi hidup.

HUT HMI KE - 62


Khotmil Quran atau sering disebut khataman Al-Quran menjadi agenda Komisariat Pertanian UB dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun HMI yang ke - 62. Mungkin hal ini jarang dilakukan oleh komisariat, cabang, badko apalagi PB. Padahal banyak kader yang sadar bahwa Himpunan Mahasiswa Islam saat ini belum bisa menunjukkan Islamnya. Mungkin juga berpikir bahwa Islam tidak perlu ditunjukkan tapi secara esensi dilaksanakan. Sholat, puasa, ngaji Al-Quran hanya sebuah identitas luar saja.
Namun pengurus HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya mengambil kebijakan yang mungkin tidak populis yaitu menyambut hari lahir HMI dengan khotmil Quran. Ada yang mencibir kalau ini kebudayaan dari ketua umum di rumah dibawa di komisariat dan masih ada yang lainnya. Namun pengurus yakin bahwa dengan Khotmil Quran kegundahan kader akan gersangnya nuansa ke-Islaman di HMI sedikit banyak tersirami dengan kegiatan tersebut. Silih berganti kader datang dan pergi untuk mengaji, dan minimal mereka datang ke komisariat. Ada media yang bisa dijadikan alasan mereka datang ke komisariat selain urusan rapat, kajian atau kegiatan lainnya yang saat ini juga mulai jarang dilakukan.

Thursday, February 05, 2009

Himpunan ngakunya Islam

Jangan seperti yang lainnya yang hanya bisa mengekploitasi Islam sebagai alat. Dosa besar hukumnya.

Wednesday, February 04, 2009

Penelikungan

Ketika saudara sudah mau memakan saudaranya sendiri, maka Tunggulah kerusakan – kerusakan yang lebih besar lagi. Karena saudara merupakan suatu ikatan yang sangat dekat bahkan sudah tidak kentara batasan yang membatasinya. Sehingga ketika kejadian tersebut terjadi, maka pertanyaan yang patut diutarakan ialah, Seberapa dekatkah persaudaraan yang dibangun? Apakah persaudaraan tersebut bisa dikalahkan hanya oleh urusan dunia yang fana ini. Ataukah persaudaraan ini hanya sebatas urusan dunia saja?

Saya merasa persaudaraan yang selama ini dibangun tergerus oleh kepentingan pribadi. Sebuah kerelaan memakan sudaranya sendiri demi kepentingan pribadi sudah dilakukan sejak dahulu. Pemaafan yang saya diberikan mungkin tidak disadari atau memang saya dianggap goblok yang tidak tahu politik. Sikap saya yang seperti ini bukan karena ketololan saya melainkan ingin membuat utuh persaudaraan. Namun ketika saudara yang diperjuangkan menunjukkan sikap yang seperti itu, yang suka menelikung saudaranya sendiri. Tidak menghormati sudaranya sendiri bahkan bertindak keluar melompati wewenang saudaranya sendiri. Saya pikir hal demikian tidak bisa dipertahankan, karena akan membuat sakit hati kita. Sudahlah, saudara yang demikian tidak usah dipertahankan. Masih banyak saudara – saudara lain yang mau menjadi saudara baik kita. Memang perkenalan yang kami buat tidak dari kecil, namun bukan karena itu alasan yang saya bikin tidak mau memutusnya.

Ya Allah semoga meridhoi apa yang menjadi keputusan saya. Karena saya yakin bahwa apa yang saya lakukan itu benar.



Tuesday, February 03, 2009




H I M P U N A N M A H A S I S W A I S L A M

( HMI )

Islamic Association of University Students

CABANG MALANG KOMISARIAT PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Sekretariat : Jl. Kerto Sentono 12 Malang (65145 ), Telp. +6285649691008

website : hmikompertaub.blogspot.com., e-mail: hmi.komperta.ub@gmail.com



PENDAHULUAN

Teriring salam dan do’a semoga rahmat dan hidayah Allah slalu tercurahkan kepada kita dalam mengemban amanah sebagai kholifah di muka bumi ini amiin.

Melihat kondisi kekinian HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya, maka ada beberapa hal yang perlu menjadi evaluasi bersama untuk menuju perbaikan. Diantaranya adalah aktualisasi kader dalam wilayah akademis murni, organisasi intra kampus, masyarakat, implementasi nilai – nilai ke-Islaman dan ghiroh terhadap pengembangan intelektualitas kader.

Kondisi tersebut semoga diimbangi spirit yang tinggi oleh kita semua dalam melakukan perubahan untuk perbaikan. Kesan yang ada adalah organisasi ini kurang mempunyai bargaining position nilai/ posisi tawar yang tinggi sehingga minat yang dimiliki mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri di HMI rendah. Sehingga yang menjadi jurus handal dalam recruitment kader adalah pendekatan – pendekatan personal dengan berbagai strategi.

Maka dengan ini, perubahan untuk perbaikan adalah agenda mendasar dalam pengembangan organisasi. Karena dengan tidak berbuat apa-apa, hanya menambah catatan sejarah yang buruk. Oleh karena itu, dengan modal kebersamaan dan keberanian, mari kita berjuang sekuat tenaga, hati, pikiran, maupun finansial demi terwujudnya tujuan organisasi ini.


MOTTO
YAKIN USAHA SAMPAI

MAKNA MOTTO
Setiap derap dan langkah selalu didasari dengan kayakinan, kemurnian niat dan kejujuran
sehingga mampu menghasilkan perjuangan yang penuh dengan nilai demi terwujudnya tujuan HMI

VISI, MISI DAN KEBIJAKAN UMUM

VISI : MENJADIKAN HMI CABANG MALANG KOMISARIAT PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA UNGGUL DI BIDANG AKADEMIS, ORGANISASI DAN BERDAYA SAING TINGGI DALAM SOSIAL KEMASYARAKATAN MELALUI KEBERSAMAAN YANG DILANDASI NILAI - NILAI KEISLAMAN.

MISI :

  • Mengembangkan potensi akademis dan implementatif dalam perspektif ilmu pertaniaan
  • Meningkatkan ghirah tholabul ilmi dan pengamalan ajaran – ajaran Islam
  • Membangun kultur/budaya disiplin dalam organisasi HMI Cabang Malang Komperta UB
  • Meningkatkan responsibility HMI Cabang Malang Komperta UB terhadap kondisi dan fenomena kekinian
  • Meningkatkan keteraturan dan ketertiban administrasi organisasi

KEBIJAKAN UMUM :

  1. Konsolidasi pengurus, agggota, KAHMI dan Alumni HMI Komisariat Pertanian
  2. Melakukan monitoring dan kontroling terhadap semua program kerja dan implementasinya
  3. Melakukan komunikasi efektif terhadap elemen – elemen gerak lain
  4. Menjadikan dan memperkuat Islam sebagai landasan gerak
  5. Meningkatkan kualitas akademis kader

AKHIRNYA

Entah ini keputusan insttitusi ataukah keputusan individu. Semoga Allah meridhoi

Saturday, January 31, 2009

Wayang

Sudah tampak jelas apa yang menjadi peta dari pemikiran saudara – saudaraku. Apa yang sudah saya taruhkan digadaikan begitu saja. Mungkin hari ini tidak begitu terasa side effect yang ditimbulkan. Persaudaraan yang dibangun lebih dari empat tahun yang lalu tergadai sudah. Mungkin tidak akan ditebus sampai akhir matahari terbit dari timur. Hanya terasa dalam hati, perasaan ini kupendam. Hanya mampu kuungkapkan lewat tulisan, lebihnya tidak.
Beginilah nasib yang akan diterima oleh kaum seperti saya. Hanya merasa seperti boneka yang bisa digerakkan ke mana saja sama empunya. Laiknya dalang memainkan wayang yang ada di tangannya. Sebenarnya saya sadar dengan sesadar – sadarnya bahwa yang saya lakukan tidak sesuai dengan nurani saya. Namun apa daya, saya belum bisa kuasa membendung keadaan seperti ini.
Apa yang saya khawatirkan benar – benar terjadi. Enam alasan yang saya sampaikan sudah menjadi korban. Alasan pertama sudah terbukti, ketika saya membaca pengumuman secara tidak sengaja di HP teman. Isinya ialah pengumuman open recruitment salah satu BHMN di kota Jawa Timur. Di situ disebutkan salah satu syaratnya ialah belum berumur 25 tahun pada tanggal sekian pada bulan sekian pada tahun 2009. Jleb hati ini bagaikan dipukul dengan benda tumpul yang berat. Bagaikan bendungan yang tidak kuasa menahan air saking banyaknya, air mata ini ingin keluar mengaliri hamparan pipi di pinggir bukit kecil hidung. Ingin memamerkan bahwa dia bisa memberi tanda pada orang yang melihat bahwa sang “baureksa” lagi sedih. Merasa dikhianati oleh orang – orang dekatnya.
Saya merasa sendirian, tidak ada tempat untuk mencurahkan isi hati. Kalaupun ada ternyata tidak membuat hati menjadi tenteram, malah bikin sakit hati. Makanya biarlah ini saya simpan dalam hati, biar mengeras jadi batu dan ketika sudah lama akan ditumbuhi oleh lumut hijau. Lumut – lumut yang tumbuh akan tampak lebih indah apabila disandingkan dengan interior modern yang terbuat dari batu mulia dan ditambah dengan ukiran para seniman. Saya sudah benar menjadi lilin yang hancur demi kebahagiaan orang – orang di sekeliling saya. Semoga Allah SWT meridloi. Karena hanya dengan Ridho Allah saja sakit hati ini terobati.

Malaikat dan manusia

Katanya kita harus khusnudzon pada orang lain, namun dengan rasionalisasi yang kuat terkadang khusnudzon itu terkalahkan oleh logika berpikir kita. Kita sering tidak kuat menahan khusnuzon yang ada pada diri kita. Diakui atau tidak, sebagai manusia biasa yang diberi akal oleh Tuhan yang memang disuruh untuk berpikir secara ilmiah. Kita bukan malaikat atau sejenisnya yang hidup hanya semata – mata menatai perintah sang Kholiq tanpa ada godaan nafsu atau keinginan lainnya. Jadi malaikat tidak kuasa untuk memilih, jangankan memilih, kata pilihan aja mungkin para malaikat tidak kenal. Beda dengan kita, manusia yang penuh dengan keinginan, nafsu dan sebagainya.

Thursday, January 29, 2009

Penghianatan kabur

Ada SMS yang menanyakan tentang sikap. Namun seperti kalimat retoris saya gak bisa menolaknya, padahal tidak sesuai dengan nurani. Namun apa yang bisa saya perbuat jika hal ini terjadi? Bentuk penghianatan kabur jika sang lawan mengetahui titik kelemahan kita.